Dugaan Pemalsuan Identitas dan Riset, Mendikti Bentuk Tim Investigasi
Dugaan Pemalsuan Riset, Mendikti Bentuk Tim Investigasi

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto akhirnya angkat bicara mengenai dugaan pemalsuan identitas dan riset yang terjadi dalam sebuah konferensi internasional. Dalam pernyataannya, Brian menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan membentuk tim khusus untuk menangani kasus tersebut melalui Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Langkah Cepat Pemerintah

“Kami langsung membentuk tim yang dipimpin oleh Ibu Irjen,” ujar Brian dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR, sebagaimana dikutip dari akun YouTube Tv Parlemen pada Selasa (2/6/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan proses investigasi berjalan transparan dan akuntabel.

Koordinasi dengan Universitas Negeri Yogyakarta

Selain membentuk tim internal, Brian juga menyebutkan bahwa Kemendikti Saintek telah berkoordinasi dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). UNY diketahui merupakan almamater jenjang S1 dari terduga pelaku pemalsuan tersebut. Koordinasi ini dilakukan untuk memperoleh data dan informasi yang diperlukan dalam proses penyelidikan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dugaan pemalsuan identitas dan riset ini mencuat setelah sejumlah pihak melaporkan kejanggalan pada publikasi ilmiah yang dipresentasikan di konferensi internasional. Kementerian berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran integritas akademik demi menjaga kredibilitas pendidikan tinggi Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga