MAN Insan Cendekia Batam Juara LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Kepri
MAN Insan Cendekia Batam Juara LCC Empat Pilar MPR RI Kepri

Jakarta - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendikia Kota Batam berhasil meraih peringkat pertama dalam seleksi Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Prestasi ini mengantarkan sekolah tersebut menjadi wakil Provinsi Kepulauan Riau pada LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat nasional yang akan digelar di Jakarta.

Final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Kepri

Babak final LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kepri berlangsung di Trans Convention Center, Tanjung Pinang. Dalam pertandingan sengit, MAN Insan Cendekia Kota Batam berhasil unggul atas dua pesaingnya, yaitu SMA Negeri 1 Singkep dan SMA Swasta Cahaya.

Pada final tersebut, MAN Insan Cendekia Kota Batam meraih total 95 poin. Sementara itu, SMA Negeri 1 Singkep menduduki peringkat kedua dengan 80 poin, dan SMAS Cahaya berada di peringkat ketiga dengan 70 poin. Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Sekretariat Jenderal MPR RI, Wachid Nugroho, dalam keterangannya pada Sabtu (9/5/2026) menyatakan, "Grup A dari SMA Negeri 1 Singkep total nilainya 80. Grup B dari SMAS Cahaya nilainya 70. Dan, grup C dari MAN Insan Cendekia Kota Batam total nilainya 95. Dengan demikian MAN Insan Cendekia Kota Batam menjadi juara pertama pada final penyisihan LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kepulauan Riau dan melanjutkan ke babak final di Jakarta."

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Babak-Babak LCC Empat Pilar

LCC Empat Pilar MPR RI terbagi dalam tiga babak, yaitu babak wawasan Empat Pilar MPR, babak tematik Empat Pilar, dan babak rebutan. MAN Insan Cendekia Kota Batam unggul dari SMA Negeri 1 Singkep pada babak wawasan dan tematik. Pada babak wawasan Empat Pilar, SMA Negeri 1 Singkep hanya meraih 25 poin, sedangkan MAN Insan Cendekia Kota Batam meraih 45 poin. Pada babak tematik, MAN Insan Cendekia Kota Batam kembali unggul dengan 25 poin, sementara SMA Negeri 1 Singkep hanya mendapat 15 poin.

Pada babak rebutan, SMA Negeri 1 Singkep berusaha mengejar ketertinggalan dengan merebut banyak pertanyaan dan menjawab dengan benar. MAN Insan Cendekia Kota Batam juga aktif merebut pertanyaan, meskipun beberapa jawaban salah mengurangi poin mereka. Namun, keunggulan poin yang sudah diperoleh membuat MAN Insan Cendekia tetap tak terkejar.

Komentar Juru Bicara Pemenang

Muhammad Habib Arazka Hardi, siswa yang menjadi juru bicara tim MAN Insan Cendekia Kota Batam, mengaku tidak menduga bisa menjadi juara pertama. "Kami tidak menyangka bisa menjadi juara pertama ini," ujarnya. Ia menjelaskan bahwa persiapan tim sangat minim, hanya memiliki waktu 10 hari untuk mempersiapkan diri menghadapi LCC Empat Pilar MPR RI. "Persiapannya hanya 7 hari sebelum LCC Empat Pilar di tingkat kabupaten, dan tiga hari di tingkat provinsi. Dengan persiapan minim ini mengantar menjadi juara di Provinsi Kepulauan Riau," tuturnya.

Habib menambahkan bahwa hasil ini tidak lepas dari kerja keras teman-teman dan guru pendamping sebagai sebuah tim. "Kerja keras dan kebersamaan sebagai sebuah teamwork ini yang mengantarkan kami menjadi juara pertama LCC Empat Pilar MPR RI tingkat provinsi ini," katanya. Mengenai persiapan menuju tingkat nasional di Jakarta, Habib mengatakan masih menunggu informasi lebih lanjut, namun bertekad untuk meraih predikat juara nasional. "Kami belum mengetahui bagaimana nanti LCC tingkat nasional di Jakarta, tapi sebagai wakil dari Provinsi Kepulauan Riau, kami siap meraih predikat juara nasional untuk Provinsi Kepulauan Riau," tegasnya.

Guru Pendamping Bangga

Guru pendamping MAN Insan Cendekia Kota Batam, Damanhuri, mengungkapkan kebanggaannya. Sekolahnya baru pertama kali mengikuti LCC Empat Pilar MPR RI. "Kami belum pernah ikut LCC Empat Pilar MPR RI. Ini baru pertama kalinya, dan luar biasa bisa menjadi juara. Ini berkat doa dan suport dari berbagai pihak," ujarnya. Damanhuri menekankan semangat siswa yang luar biasa dan pendampingan maksimal dari para guru. MAN Insan Cendekia Kota Batam, yang berdiri sejak 2016, dikenal sebagai sekolah dengan banyak prestasi berkat seleksi yang ketat dan murni. "Karena seleksi sekolah kami sangat ketat, dan murni sehingga kualitas siswa kita jaga," tambahnya.

Menghadapi LCC Empat Pilar MPR tingkat nasional pada Agustus 2026, Damanhuri berencana melakukan persiapan lebih matang. "Kita akan mengevaluasi kekurangan penguasaan materi, nanti kita akan kuatkan," ujarnya. (prf/ega)

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga