Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, secara resmi meresmikan sekolah-sekolah yang telah menjalani program revitalisasi tahun 2025 di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Peresmian ini menandai komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di seluruh pelosok tanah air.
Komitmen Revitalisasi untuk Seluruh Indonesia
Dalam sambutannya saat peresmian di SMK Negeri 1 Kota Sorong pada Selasa (26/5/2026), Mendikdasmen menegaskan bahwa program revitalisasi akan terus berlanjut hingga menjangkau semua daerah. “Kami berkomitmen revitalisasi ini terus kami laksanakan sampai seluruh pelosok tanah air,” ujar Abdul Mu’ti melalui siaran pers yang dikutip pada Minggu (31/5/2026).
Dana Revitalisasi di Kota Sorong
Program revitalisasi di Kota Sorong pada tahun 2025 berhasil menjangkau sebanyak 12 sekolah. Total bantuan dana yang dialokasikan untuk revitalisasi di kota ini mencapai Rp 4,9 miliar. Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki dan meningkatkan fasilitas sekolah agar lebih layak dan nyaman bagi proses belajar mengajar.
Revitalisasi di Kabupaten Sorong
Sementara itu, di Kabupaten Sorong, program revitalisasi menyasar 15 sekolah dengan nilai bantuan yang jauh lebih besar, yaitu mencapai Rp 22 miliar. Revitalisasi ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap kualitas pendidikan di daerah tersebut.
Dengan total 27 sekolah yang direvitalisasi di dua wilayah tersebut, pemerintah menunjukkan keseriusannya dalam memajukan pendidikan di Papua Barat Daya. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerataan akses dan mutu pendidikan di Indonesia.



