Kisah Alya, Yatim Piatu Lulusan SMA CT Arsa Tembus 4 Kampus Luar Negeri
Kisah Alya, Yatim Piatu Lulusan SMA CT Arsa Tembus 4 Kampus

Lathifah Alya Agyunda, seorang lulusan wisuda angkatan VI SMA Unggulan CT Arsa Sukoharjo, Jawa Tengah, berhasil menembus empat universitas ternama di luar negeri. Prestasi gemilang ini ia raih di tengah ujian hidup yang berat. Di hadapan pendiri CT Arsa Foundation, Anita Ratnasari Tanjung, Alya membagikan kisah perjuangannya yang mengharukan.

Diterima di Empat Kampus Luar Negeri

Alya diterima di Han University of Applied Science di Belanda, Western Sydney University, University of Wollongong, dan Swinburne University di Australia. Keempat universitas ini dikenal memiliki reputasi internasional yang sangat baik.

Perjalanan Alya dimulai pada Juli 2023 saat ia masuk SMA Unggulan CT Arsa. Tiga bulan pertama di boarding school menjadi masa tersulit karena ia harus beradaptasi jauh dari keluarga. Namun, ujian terbesar datang pada September 2023, saat ayahnya yang sedang berjuang melawan kanker paru-paru stadium akhir meninggal dunia.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Alya, kemasi barang kamu, nanti kamu dijemput ya pulang," kata Alya menirukan ucapan gurunya saat itu dalam acara wisuda, Kamis (21/5/2026). "Saya jatuh ke lantai. Bapak saya meninggal dunia. Ternyata hari pertama saya datang ke SMA ini, yang sudah dinanti-nantikan oleh Bapak saya juga, menjadi hari terakhir saya berbicara dan menyentuh Bapak saya," ucap Alya dengan suara bergetar.

Sempat Kehilangan Semangat

Kehilangan sang ayah sempat membuat Alya kehilangan arah dan semangat hidup. Namun, ia mengaku bahwa SMA Unggulan CT Arsa Sukoharjo telah menjadi rumah kedua baginya. Dukungan dari para guru dan teman-teman membantunya bangkit kembali.

Penuturan Alya membuat Anita Tanjung tak kuasa menahan air mata. Alya melanjutkan ceritanya tentang bagaimana ia tetap bertahan hingga akhirnya berhasil menembus sejumlah perguruan tinggi di luar negeri.

"Hari ini, berdiri di sini sebagai salah satu siswa yang diterima di beberapa universitas di luar negeri, saya menyadari bahwa tidak ada satu pun dari hal ini yang terjadi karena saya sendiri. Di balik setiap pencapaian, ada doa, pengorbanan, dukungan, dan kebaikan dari begitu banyak orang," ujar Alya.

Ucapan Terima Kasih kepada Pendiri Yayasan

Alya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pendiri yayasan, Chairul Tanjung dan Anita Ratnasari Tanjung, yang telah memberikan kesempatan bagi anak-anak kurang mampu namun berprestasi untuk meraih mimpi. "Banyak dari kami yang hampir menyerah akan pendidikan sebelum tangan Ayah dan Bunda mengajak kami untuk tetap berdiri bersama CT Arsa. Terima kasih sudah menghadirkan ruang untuk kami tumbuh, belajar, dan berjuang," tuturnya.

Pesan untuk Rekan Seangkatan

Alya juga memberikan semangat kepada seluruh rekan seangkatannya. Ia mengingatkan bahwa kehidupan setelah lulus mungkin akan jauh lebih menantang. Namun, tempaan selama di CT Arsa telah mempersiapkan mereka untuk hal yang lebih besar. "Mari berjanji bahwa kesuksesan yang nanti kita dapat bukan untuk diri kita sendiri, tapi juga keluarga, sekolah ini, dan yayasan ini. Mari menjadi seseorang yang tidak akan pernah lupa dari mana mereka berasal," tutur Alya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga