Kisah Dokter Simon, Awardee LPDP yang Pilih Mengabdi di Kampung Halaman Ketapang
Dokter Simon, Awardee LPDP yang Mengabdi di Kampung Halaman

Kisah Dokter Simon, Awardee LPDP yang Pilih Mengabdi di Kampung Halaman Ketapang

Di tengah riuhnya perbincangan publik mengenai awardee Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang belum menunaikan kewajiban berkontribusi terhadap negara, terdapat kisah inspiratif dari penerima beasiswa lainnya yang justru tulus mengabdi di kampung halamannya. Ia adalah Simon Yosonegoro Liem, seorang dokter asal Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, yang menempuh perjalanan panjang hingga akhirnya berhasil lolos sebagai penerima Beasiswa LPDP pada tahun 2017.

Perjalanan Panjang Menuju Beasiswa LPDP

Simon menjadi awardee untuk Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Mikrobiologi Klinik di Universitas Indonesia. Perjalanannya menuju beasiswa ini tidaklah mudah, melibatkan dedikasi dan kerja keras yang luar biasa. Sebagai putra daerah Ketapang, ia memiliki tekad kuat untuk mengembangkan diri dan kembali membawa manfaat bagi masyarakat di tempat asalnya.

Mengabaikan Peluang Karier di Kota Besar

Setelah menyelesaikan pendidikannya, Simon dihadapkan pada pilihan sulit antara mengejar karier di kota besar dengan fasilitas yang lebih lengkap atau kembali ke kampung halaman. Dengan penuh kesadaran, ia memilih untuk mengabdikan ilmunya di Ketapang, Kalimantan Barat. Keputusan ini menunjukkan komitmennya yang tinggi terhadap pengembangan daerah dan pelayanan kesehatan masyarakat lokal.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pengabdian di kampung halaman menjadi prioritas utama bagi Simon. Ia percaya bahwa ilmu yang diperolehnya harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, terutama di daerah yang mungkin kurang terjangkau oleh layanan kesehatan optimal. Langkah ini juga menjadi contoh nyata bagaimana awardee LPDP dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia.

Kisah Simon Yosonegoro Liem ini mengingatkan kita bahwa tidak semua awardee LPDP lupa akan kewajibannya. Sebaliknya, ada banyak penerima beasiswa yang dengan tulus dan penuh dedikasi mengabdi untuk kemajuan bangsa, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian lebih.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga