Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2 Dibuka 30 Juni, Ini Syarat dan Perubahannya
Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2 Dibuka 30 Juni, Ini Syaratnya

Pendaftaran Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun 2026 tahap 2 resmi dibuka mulai Selasa, 30 Juni 2026, dan akan berlangsung selama satu bulan penuh. Bagi calon pendaftar yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3, momen ini menjadi kesempatan untuk mempersiapkan diri dengan memahami persyaratan, jenis beasiswa yang tersedia, serta tata cara pendaftaran.

Perubahan Kebijakan pada Pendaftaran LPDP 2026 Tahap 2

Pada pendaftaran beasiswa LPDP 2026 tahap 2, terdapat sejumlah perubahan kebijakan yang perlu dicermati. Salah satu perubahan signifikan adalah bagi pendaftar beasiswa luar negeri yang telah memiliki surat penerimaan tidak bersyarat atau Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi tujuan. Mereka tidak lagi diwajibkan menyertakan sertifikat kemampuan bahasa Inggris sebagai syarat pendaftaran.

Kebijakan ini diambil untuk mempermudah proses administrasi dan mempercepat seleksi, terutama bagi calon penerima yang sudah memiliki kepastian diterima di universitas luar negeri. Namun, bagi pendaftar yang belum memiliki LoA Unconditional, sertifikat bahasa Inggris tetap menjadi persyaratan wajib.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Jenis Beasiswa LPDP 2026 yang Tersedia

LPDP menyediakan beberapa jalur beasiswa, antara lain Beasiswa Reguler, Beasiswa Targeted, dan Beasiswa Afirmasi. Masing-masing memiliki kriteria dan persyaratan khusus. Beasiswa Reguler diperuntukkan bagi masyarakat umum dengan prestasi akademik dan non-akademik. Beasiswa Targeted ditujukan untuk bidang studi prioritas, seperti sains, teknologi, dan ekonomi. Sementara Beasiswa Afirmasi diberikan kepada kelompok tertentu, seperti penyandang disabilitas dan masyarakat dari daerah tertinggal.

Syarat dan Cara Daftar Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2

Persyaratan umum meliputi: Warga Negara Indonesia (WNI), memiliki IPK minimal 3,00 pada skala 4,00 untuk S2 dan 3,20 untuk S3, serta batas usia maksimal 35 tahun untuk S2 dan 40 tahun untuk S3. Pendaftar juga harus melengkapi dokumen seperti transkrip nilai, ijazah, surat rekomendasi, dan esai rencana studi.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi LPDP di laman beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id. Calon pendaftar harus membuat akun, mengisi data diri, mengunggah dokumen, dan memilih jenis beasiswa serta perguruan tinggi tujuan. Proses seleksi meliputi seleksi administrasi, tes bakat skolastik, dan wawancara.

Dampak Perubahan Kebijakan bagi Calon Pendaftar

Perubahan kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah pendaftar dari kalangan yang telah memperoleh LoA Unconditional, karena mereka tidak perlu lagi mempersiapkan sertifikat bahasa Inggris yang memakan waktu. Namun, bagi yang belum memiliki LoA, persiapan sertifikat bahasa Inggris tetap menjadi kunci. Menurut Kepala Divisi Beasiswa LPDP, Andi Pratama, "Kebijakan ini kami terapkan untuk mengurangi hambatan administratif dan mempercepat proses bagi mereka yang sudah siap secara akademis."

Calon pendaftar disarankan untuk memantau informasi resmi melalui website LPDP dan media sosial untuk mendapatkan pembaruan terkini. Jangan lewatkan batas akhir pendaftaran yang akan ditutup pada 30 Juli 2026.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga