KOMPAS.com - Sebanyak sembilan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) berhasil meraih beasiswa kuliah S1 ke Jepang yang diberikan oleh Fast Retailing Foundation. Mereka akan memulai studi pada tahun akademik 2026/2027. Para pelajar ini merupakan penerima beasiswa angkatan pertama setelah melalui proses seleksi ketat yang digelar pada tahun 2025, dengan total peserta lebih dari 600 pendaftar.
Beasiswa Penuh Non-repayable
Beasiswa yang disediakan oleh Fast Retailing Foundation berupa bantuan pendidikan penuh yang tidak perlu dikembalikan atau non-repayable grant. Artinya, penerima beasiswa tidak memiliki kewajiban untuk mengembalikan dana yang telah diberikan setelah menyelesaikan studi.
Harapan untuk Generasi Muda
Sekretaris Jenderal Fast Retailing Foundation, Yoshio Ishida, menyampaikan bahwa melalui program beasiswa ini, pihaknya sangat berharap generasi muda berbakat Indonesia dapat mengenal Jepang secara lebih mendalam. Selain itu, ia berharap para penerima beasiswa dapat menjadi jembatan penghubung antara Indonesia dan Jepang di masa depan.
Proses seleksi yang diikuti oleh lebih dari 600 pendaftar menunjukkan antusiasme yang tinggi dari pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di luar negeri. Fast Retailing Foundation berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia Indonesia.



