Kisah Hasbi, Wisudawan Tuli yang Berpidato Mewakili Rekannya di Unpad
Hasbi, Wisudawan Tuli Berpidato di Wisuda Unpad

Sosok Hasbi, Wisudawan Tuli yang Berpidato Mewakili Sejawatnya di Unpad

Universitas Padjadjaran (Unpad) baru saja menggelar upacara wisuda yang penuh haru. Salah satu momen yang paling menyita perhatian adalah ketika seorang wisudawan tunarungu, Hasbi, naik ke panggung untuk menyampaikan pidato mewakili rekan-rekan seangkatannya. Keberanian dan prestasinya menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Hasbi, yang memiliki keterbatasan pendengaran sejak lahir, berhasil menyelesaikan studi di Fakultas Ilmu Budaya Unpad. Dalam pidatonya, ia menggunakan bahasa isyarat dengan bantuan seorang juru bahasa. Pesan yang disampaikannya begitu menyentuh, mengingatkan semua orang bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih mimpi.

Rektor Unpad, Prof. Dr. Rina Indriani, menyampaikan rasa bangganya terhadap Hasbi. Menurutnya, Hasbi adalah bukti bahwa inklusivitas di kampus telah berjalan dengan baik. Unpad terus berupaya memberikan fasilitas terbaik bagi mahasiswa berkebutuhan khusus.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Proses adaptasi Hasbi di lingkungan kampus memang tidak mudah. Ia harus berjuang lebih keras dalam memahami materi perkuliahan. Namun, dukungan dari teman-teman dan dosen membuatnya mampu melewati semua tantangan. Hasbi juga aktif dalam kegiatan organisasi mahasiswa, terutama yang berkaitan dengan isu disabilitas.

Pidato Hasbi tidak hanya mewakili dirinya sendiri, tetapi juga semangat teman-teman tunarungu lainnya. Ia berharap, ceritanya dapat memotivasi lebih banyak penyandang disabilitas untuk terus berkarya. Kini, Hasbi berencana untuk melanjutkan studi ke jenjang magister dan tetap fokus pada pengembangan bahasa isyarat Indonesia.

Kisah Hasbi menjadi pengingat bahwa pendidikan yang inklusif adalah kunci untuk menciptakan kesetaraan. Semoga semakin banyak institusi pendidikan yang terinspirasi untuk memberikan akses yang sama bagi semua kalangan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga