KOMPAS.com – Nama Don King pernah begitu dominan dalam dunia tinju global. Selama puluhan tahun, ia berada di balik sejumlah pertarungan terbesar dalam sejarah, bekerja dengan legenda seperti Muhammad Ali, Mike Tyson, hingga George Foreman. Namun di balik kesuksesannya, perjalanan King juga dipenuhi kontroversi, konflik hukum, dan kisah kelam yang terus membayangi hingga kini.
Perjalanan Karier Don King
Don King adalah promotor tinju veteran yang telah menyelenggarakan beberapa acara besar selama bertahun-tahun — termasuk Victory Tour The Jacksons tahun 1984. King dikenal di dunia tinju setelah bekerja dengan Muhammad Ali sejak usia muda dan kemudian mempromosikan pertandingan dengan beberapa nama besar — termasuk George Foreman, Mike Tyson, Julio César Chávez, Joe Frazier, dan Christy Martin, di antara yang lainnya.
Kontroversi yang Mengiringi
Meskipun sukses, King tidak lepas dari berbagai kontroversi. Ia pernah terlibat dalam kasus hukum, termasuk tuduhan penipuan dan penggelapan dana dari petinju. Salah satu kasus terkenal adalah gugatan dari Mike Tyson yang menuduh King mengambil keuntungan secara tidak adil dari kontrak pertarungannya. Selain itu, King juga pernah dihukum karena pembunuhan tidak disengaja pada tahun 1967, meskipun kemudian dibebaskan.
Warisan Don King
Don King tetap menjadi figur ikonik dalam dunia tinju. Gaya rambutnya yang khas dan kepribadiannya yang flamboyan membuatnya mudah dikenali. Meskipun banyak kritik, ia diakui sebagai salah satu promotor paling berpengaruh dalam sejarah olahraga ini. Hingga kini, namanya masih diperbincangkan, baik sebagai maestro di balik pertarungan legendaris maupun sebagai tokoh kontroversial yang penuh teka-teki.



