Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menegaskan bahwa pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung yang dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, hanya boleh dihadiri oleh suporter tuan rumah. Suporter tim tamu dilarang hadir dalam laga lanjutan I.League tersebut.
Larangan Suporter Tamu
"Oh tetap dilarang. Suporter tamu tetap dilarang. Sama seperti kejadian-kejadian atau pertandingan-pertandingan sebelumnya, suporter tamunya tetap dilarang," kata Ferry Paulus kepada wartawan di Mabes Polri, Rabu (6/4/2026).
Ferry menambahkan bahwa pertandingan tetap dapat dihadiri penonton dengan jumlah yang disesuaikan dengan kapasitas stadion. "Tetap dengan penonton sesuai dengan standar kapasitas yang ada di sana. Ya harapan kita tentunya semua bisa berjalan dengan lancar," imbuhnya.
Alasan Pemindahan ke Kalimantan Timur
Ferry menjelaskan bahwa Kalimantan Timur dipilih sebagai venue karena tidak ada jadwal laga lain di daerah tersebut. Sementara itu, beberapa stadion di Jawa sudah digunakan untuk pertandingan klub lain.
"Semula kita mau merencanakan untuk di Bali. Tetapi Bali bertanding tanggal 11 (Mei). Bahwa regulasi kita melarang untuk berhimpitan bertanding di satu stadion di hari yang berbeda. Di Kalimantan Timur enggak ada pertandingan lain selain pertandingan yang akan kita gelar antara Persija dan Persib," jelas dia.
Faktor Keamanan
Pertandingan batal digelar di Jakarta karena alasan keamanan. Ferry mengungkapkan bahwa pihaknya mendapat masukan dari polisi bahwa Jakarta masih rawan untuk menggelar laga sarat rivalitas tersebut.
"Iya, ya teman-teman kan juga melihat salah satu apa namanya, beberapa runutan yang ada di Jakarta ini mulai dari May Day, ada Hari Buruh dan sebagainya. Nah, itu yang ada kekhawatiran yang kami di liga juga merasa penting untuk dialihkan di tempat lain," ungkapnya.



