Kericuhan pecah usai laga play off promosi Championship 2025/2026 antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat, 8 Mei 2026. Kekacauan yang dipicu aksi suporter itu mengakibatkan puluhan kendaraan terbakar serta sejumlah fasilitas stadion mengalami kerusakan. Polres Jayapura pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Sabtu, 9 Mei 2026, guna menyelidiki insiden tersebut.
Penyelidikan Polisi
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Alamsyah Ali di Sentani menyatakan bahwa penyelidikan secara keseluruhan dilakukan oleh tim penyidik untuk mendata kerusakan serta menyelidiki insiden kericuhan yang terjadi di Stadion Lukas Enembe setelah pertandingan babak play off antara Persipura Jayapura dan Adhyaksa FC. Menurut Alamsyah, kondisi di Kabupaten Jayapura pasca-kericuhan kini sudah kembali kondusif. Aktivitas masyarakat disebut berjalan aman dan lancar.
Kerusakan dan Korban
Sebanyak 37 kendaraan hangus terbakar, terdiri dari 3 unit roda 6, 25 unit roda 4, dan 9 unit roda 2. Selain itu, empat item fasilitas stadion juga rusak akibat aksi massa. Hingga kini, pendataan kerugian masih terus dilakukan. Sepuluh personel Polri terluka saat berusaha meredam kerusuhan. Sembilan personel menjalani rawat jalan, sementara satu orang masih menjalani perawatan medis.
Kronologi Kerusuhan
Pertandingan dimulai pukul 17.00 WIT dan berlangsung hingga babak pertama. Pada menit ke-46, Adhyaksa FC unggul 1-0 hingga pertandingan berakhir pukul 19.00 WIT. Suasana mulai memanas tak lama setelah peluit panjang dibunyikan. Sekitar pukul 19.16 WIT, sejumlah suporter turun ke lapangan dan melakukan pengejaran terhadap pemain Adhyaksa FC serta perangkat pertandingan. Situasi kemudian berkembang menjadi memanas sekitar pukul 20.00 WIT. Massa di sekitar stadion melakukan aksi perusakan fasilitas umum dan pembakaran sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar area Stadion Lukas Enembe.
Upaya Pengamanan
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito menambahkan bahwa melihat situasi itu, Polda Papua bersama personel gabungan TNI-Polri segera melakukan langkah pengamanan, pengendalian massa, serta upaya pemulihan situasi guna mencegah meluasnya gangguan kamtibmas. Personel gabungan langsung melakukan langkah pengamanan dan pengendalian massa guna mencegah situasi berkembang lebih luas. Hingga situasi di sekitar Stadion Lukas Enembe berangsur aman dan kondusif.



