Perjuangan Sengat Ganda Campuran Lintas Negara di All England 2026
Perjuangan ganda campuran lintas negara, Hee Yong Kai Terry dari Singapura dan Gloria Emanuelle Widjaja, di babak pertama turnamen All England 2026 patut mendapatkan apresiasi tinggi. Mereka langsung menghadapi tantangan berat di laga pembuka, bertemu dengan pasangan ganda campuran nomor satu dunia, Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping dari China, pada Selasa, 3 Maret 2026.
Pertandingan Alot Meski Beda Ranking
Meskipun Terry dan Gloria terpaut jauh dalam hal ranking Badminton World Federation (BWF) dibandingkan dengan Feng dan Huang, pertandingan berjalan sangat alot dan menegangkan. Pasangan yang dijuluki gado-gado ini bahkan berhasil menunjukkan performa mengejutkan dengan sempat unggul di game pertama. Kombinasi permainan mereka, termasuk bola-bola net tipis khas Gloria, dropshot tajam, serta pukulan smes keras dari Terry, berhasil menyulitkan lawan mereka yang lebih berpengalaman.
Dengan strategi yang matang dan kerja sama yang solid, Terry dan Gloria berhasil merebut game pertama dengan skor 21-18, memberikan kejutan awal dalam pertandingan ini. Namun, tekanan dari pasangan nomor satu dunia akhirnya membawa mereka pada kekalahan di game-game berikutnya, mengakhiri perjalanan mereka di turnamen prestisius ini.
Meski kalah, penampilan Terry dan Gloria menunjukkan bahwa perbedaan ranking tidak selalu menentukan jalannya pertandingan, serta memberikan inspirasi bagi pasangan-pasangan muda lainnya di dunia bulutangkis internasional.
