CFD Bundaran HI Ditiadakan, Warga Tetap Antusias Lari dan Bersepeda
CFD Bundaran HI Ditiadakan, Warga Tetap Antusias Olahraga

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk meniadakan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di kawasan Bundaran HI pada Minggu pagi, 14 Juni 2026. Keputusan ini diambil sehubungan dengan penyelenggaraan kegiatan internasional, Jakarta International Marathon (JAKIM). Meskipun demikian, antusiasme warga untuk berolahraga di sekitar Bundaran HI tidak surut.

Warga Tetap Berolahraga di Bundaran HI

Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 07.50 WIB, terlihat warga berolahraga dari trotoar hingga ke lajur paling kiri jalan. Mereka terlihat berlari, berjalan santai, dan bersepeda dengan kecepatan normal. Aktivitas ini membuat laju kendaraan yang melintasi Bundaran HI melambat, terutama di lajur paling kanan Jalan MH Thamrin.

Salah satu warga yang berolahraga, Dio (29), mengaku tidak mengetahui bahwa CFD ditiadakan. Ia mengira dengan adanya JAKIM, CFD tetap berlangsung seperti biasa. "Kalo CFD nggak ada saya nggak tahu. Tapi kalo hari ini ada JAKIM saya tahu, makanya saya datang agak siangan. Jadi saya kira ada JAKIM itu udah pasti CFD," ujarnya. Meskipun CFD ditiadakan, Dio tetap berolahraga dan berharap semua pihak saling menghargai, terutama terhadap pengendara kendaraan bermotor.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Peniadaan CFD karena Kegiatan Internasional

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melalui akun Instagram resminya mengumumkan bahwa pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau CFD pada Minggu, 14 Juni 2026, ditiadakan. Peniadaan ini berlaku di Jalan Jenderal Sudirman - MH Thamrin, Jakarta Pusat, dan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Dalam pengumuman tersebut, Dishub DKI Jakarta menyebutkan bahwa peniadaan HBKB dilakukan karena adanya kegiatan internasional, yaitu Jakarta International Marathon (JAKIM). Keputusan ini didasarkan pada Pasal 5 ayat (1) Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor. Aturan tersebut menyebutkan bahwa HBKB dapat ditiadakan atau disesuaikan dalam kondisi tertentu sesuai kebutuhan penyelenggaraan kegiatan yang menjadi kepentingan pemerintah.

Harapan Warga untuk Saling Menghargai

Dio berharap warga yang beraktivitas tetap menghargai pengendara kendaraan bermotor yang melintas. "Kalo banyak orang-orang ke sini mah saya juga olahraga biasa aja sih. Kayaknya ada atau nggak ada CFD saya tetap ke sini. Cuman saling menghargai aja kali ya. Yang penting mobil atau motor yang lewat juga nggak keganggu," katanya.

Sebelumnya, warga juga antusias berolahraga di CFD Rasuna Said dan meminta kegiatan itu dilanjutkan setiap minggu. Namun, untuk minggu ini, CFD di kedua lokasi tersebut resmi ditiadakan karena JAKIM.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga