Bamsoet Lantik Pengurus Tarung Derajat Bali, Dorong Persatuan Nasional
Bamsoet Lantik Pengurus Tarung Derajat Bali, Dorong Persatuan

Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Bela Diri Tarung Derajat (PB KODRAT) Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa olahraga bela diri Tarung Derajat memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Hal ini disampaikan di tengah meningkatnya tantangan sosial, polarisasi politik, penyebaran hoaks, dan menguatnya konflik identitas di ruang digital.

Menurut Bamsoet, situasi tersebut dikhawatirkan membuat masyarakat semakin mudah terbelah ke dalam kelompok-kelompok yang saling berhadapan. Oleh karena itu, Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang pemersatu yang mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam semangat kebangsaan yang sama.

Nilai-Nilai Luhur Tarung Derajat

"Tarung Derajat mengajarkan disiplin, solidaritas, loyalitas, dan rasa hormat antar sesama. Nilai-nilai seperti inilah yang saat ini sangat dibutuhkan Indonesia untuk memperkuat persatuan nasional di tengah berbagai tantangan yang berpotensi memecah belah masyarakat," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Senin (1/6/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pernyataan tersebut disampaikan Bamsoet saat melantik Ketua Umum Pengurus Provinsi Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Pengprov KODRAT) Bali I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya dan Pengurus KODRAT Provinsi Bali masa bakti 2025-2029 pada Minggu (31/5).

Filosofi Tarung Derajat sebagai Modal Bangsa

Bamsoet menjelaskan bahwa Tarung Derajat lahir sebagai olahraga bela diri asli Indonesia yang dibangun di atas filosofi ketangguhan fisik, kekuatan mental, keberanian, keuletan, dan pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Di tengah persaingan global yang semakin ketat akibat perkembangan kecerdasan buatan, otomatisasi industri, serta perubahan geopolitik dunia, Indonesia memerlukan generasi yang tangguh secara mental sekaligus memiliki rasa kebangsaan yang kuat.

"Kalau kita ingin Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045, maka pembangunan karakter harus berjalan beriringan dengan pembangunan ekonomi. Tarung Derajat menjadi salah satu instrumen penting untuk mencetak generasi yang kuat, berintegritas, memiliki daya tahan mental, dan tetap menjunjung tinggi persatuan bangsa," kata Ketua DPR RI ke-20 tersebut.

Olahraga sebagai Investasi Jangka Panjang

Bamsoet menambahkan bahwa olahraga harus dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi bangsa. Pembinaan atlet dan pengembangan organisasi olahraga dinilai memiliki dampak sosial yang jauh lebih luas dibanding sekadar mengejar prestasi kompetisi.

Olahraga mampu menjadi instrumen pencegahan terhadap berbagai persoalan sosial seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, kekerasan, hingga radikalisme. Karena itu, dukungan terhadap pengembangan Tarung Derajat dan berbagai cabang olahraga lainnya perlu terus diperkuat melalui sinergi pemerintah, dunia pendidikan, organisasi kepemudaan, dan masyarakat.

"Bangsa yang kuat dibangun oleh manusia-manusia yang kuat secara karakter. Tarung Derajat mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda agar memiliki disiplin, semangat pantang menyerah, rasa tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama," jelas Bamsoet.

"Semua itu merupakan fondasi penting dalam menjaga keutuhan NKRI," pungkasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga