Serangan Rudal Israel Tewaskan 10 Orang di Dekat Sekolah Pengungsi Gaza
Serangan udara Israel kembali melanda Jalur Gaza pada Senin (6/4) waktu setempat, menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai beberapa lainnya di area padat penduduk dekat sebuah sekolah yang menampung pengungsi Palestina. Insiden ini terjadi di tengah gencatan senjata yang rapuh, yang didukung oleh Amerika Serikat sebagai sekutu dekat Israel.
Bentrokan dan Serangan Drone
Menurut laporan dari petugas medis dan warga lokal Gaza yang dikutip Reuters pada Selasa (7/4/2026), sebelum serangan udara, terjadi bentrokan antara warga Palestina dengan milisi yang didukung Israel di sebelah timur kamp pengungsi Maghazi, Jalur Gaza bagian tengah. Milisi pro-Israel tersebut disebut menyerang sekolah dalam upaya penculikan di area tersebut.
Di tengah bentrokan, drone-drone Israel menembakkan dua rudal ke area padat penduduk yang sebagian besar dihuni oleh pengungsi Palestina. Serangan ini menyebabkan korban jiwa dan luka-luka, dengan jumlah warga sipil yang tewas belum diketahui secara jelas.
Kesaksian dan Pernyataan
Salah satu saksi mata, Ahmed al-Maghazi, melaporkan bahwa area mereka diserang oleh milisi pro-Israel yang beroperasi di perbatasan wilayah yang dikuasai pasukan Israel. "Warga berusaha mempertahankan rumah-rumah mereka, tetapi pasukan pendudukan langsung menargetkan mereka," tutur Al-Maghazi kepada Reuters.
Dalam pernyataan terpisah pada Senin (6/4), seorang pemimpin milisi yang didukung Israel mengklaim via pesan video—yang belum dapat diverifikasi oleh Reuters—bahwa mereka telah membunuh lima anggota Hamas. Sejauh ini, tidak ada komentar langsung dari kelompok Hamas, yang menyebut kelompok-kelompok operasional di Gaza sebagai "kolaborator Israel".
Serangan Terpisah dan Total Korban
Pada hari yang sama, serangan terpisah oleh Israel di Gaza City menewaskan sedikitnya satu warga Palestina dan melukai seorang anak saat sebuah sepeda motor dihantam. Selain itu, petugas medis Gaza melaporkan bahwa pasukan militer Israel menewaskan seorang warga Palestina lainnya saat melepaskan tembakan ke sebuah kendaraan di Jalur Gaza bagian tengah.
Dengan demikian, total korban tewas akibat rentetan serangan Israel sepanjang Senin (6/4) waktu setempat menjadi sedikitnya 12 orang. Militer Israel belum memberikan komentar langsung terkait laporan serangan-serangan tersebut.



