Serangan Roket Misterius Targetkan Pangkalan Militer AS di Bandara Baghdad
Roket Serang Pangkalan Militer AS di Bandara Baghdad Irak

Serangan Roket Misterius Guncang Kompleks Bandara Baghdad yang Menampung Fasilitas AS

Otoritas keamanan Irak melaporkan terjadinya serangan roket yang menargetkan kompleks Bandara Internasional Baghdad pada Sabtu (7/3/2026). Kompleks strategis ini diketahui menampung pangkalan militer Amerika Serikat beserta fasilitas diplomatiknya, menjadikan insiden ini sebagai ancaman keamanan serius di ibu kota Irak.

Klaim Tanggung Jawab dari Kelompok Misterius Pendukung Teheran

Sebuah kelompok yang menyebut diri sebagai Saraya Awliyaa al-Dam atau Penjaga Darah mengaku berada di balik serangan tersebut. Dalam pernyataannya, kelompok ini menyebut aksi mereka sebagai bagian dari Perlawanan Islam di Irak yang didukung oleh pemerintah Teheran, menunjukkan dimensi geopolitik yang kompleks dalam konflik regional.

Kebingungan Awal antara Serangan Drone dan Roket

Laporan awal dari sumber keamanan kepada AFP menyebutkan bahwa serangan dilakukan menggunakan drone. Namun, pernyataan resmi dari media keamanan pemerintah Irak kemudian mengklarifikasi bahwa sejumlah roket diluncurkan dari distrik Abu Ghraib sekitar pukul 20:20 waktu setempat.

Pejabat keamanan Irak memberikan penjelasan lebih lanjut bahwa dua roket, bukan drone, yang berhasil jatuh di dalam area pangkalan militer. Media pemerintah mencatat bahwa beberapa roket lainnya jatuh di area kosong yang jauh dari bandara, meskipun tidak dijelaskan secara spesifik apakah lokasinya berada di dalam atau di dekat kompleks militer.

Tidak Ada Korban Jiwa atau Kerusakan Material Signifikan

Meskipun menargetkan lokasi sensitif, serangan ini tidak mengakibatkan korban jiwa maupun kerusakan material yang signifikan. Fakta ini menunjukkan kemungkinan bahwa serangan lebih bersifat simbolis atau peringatan dibandingkan upaya untuk menimbulkan kerugian maksimal.

Latar Belakang Keamanan yang Rentan di Baghdad

Insiden ini terjadi dalam konteks keamanan yang telah lama rentan di sekitar bandara Baghdad. Sejak awal konflik di Timur Tengah, beberapa drone telah berhasil dicegat di wilayah sekitar bandara, menunjukkan pola ancaman berkelanjutan terhadap fasilitas internasional di Irak.

Serangan roket terbaru ini mengingatkan pada insiden serupa sebelumnya, termasuk serangan drone terhadap bandara dan fasilitas minyak AS di Irak, serta insiden yang menyebabkan 67 tentara Kuwait terluka dalam serangan pembalasan Iran. Pola serangan yang berulang ini menandakan ketegangan keamanan yang terus berlanjut di kawasan tersebut.