Ahmad Vahidi Ditunjuk sebagai Komandan Baru IRGC Gantikan Pakpour yang Gugur
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) secara resmi mengangkat Ahmad Vahidi sebagai komandan baru, menggantikan Mohammad Pakpour yang gugur dalam serangan terbaru Amerika Serikat dan Israel. Pengangkatan ini diumumkan melalui kantor berita Iran, Khabar Online, seperti dikutip oleh Antara pada Senin (2/3/2026).
Latar Belakang Pengangkatan Vahidi
Sebelumnya, Ahmad Vahidi berperan sebagai penasihat dalam struktur IRGC. Kini, ia dipercaya memimpin korps tersebut setelah kematian Pakpour dalam serangan yang dilaporkan menewaskan jajaran tertinggi militer Iran. Media pemerintah Iran mengonfirmasi insiden tersebut pada Minggu (1/3/2026), menyebutkan bahwa serangan itu juga menargetkan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, selaku panglima tertinggi angkatan bersenjata.
Korban Serangan yang Dilaporkan
Selain Mohammad Pakpour, korban lain yang dilaporkan tewas dalam serangan ini meliputi:
- Kepala Staf Militer Iran, Abdulrahim Mousavi
- Menteri Pertahanan Iran, Aziz Nasirzadeh
- Sekretaris Dewan Pertahanan Iran, Ali Shamkhani
Insiden ini menandai pukulan berat bagi hierarki militer Iran, dengan kehilangan beberapa figur kunci dalam satu serangan. Pengangkatan Vahidi diharapkan dapat mengisi kekosongan kepemimpinan dan memulihkan stabilitas dalam IRGC.
Langkah ini juga mencerminkan upaya Iran untuk merespons cepat terhadap krisis keamanan yang dihadapi, meskipun detail lebih lanjut tentang strategi Vahidi sebagai komandan baru masih belum diungkapkan secara publik.
