Virgoun Penuhi Panggilan Komnas PA Terkait Laporan Inara Rusli soal Hak Anak
Virgoun Penuhi Panggilan Komnas PA Terkait Laporan Inara Rusli

Virgoun Penuhi Panggilan Komnas PA Terkait Laporan Inara Rusli soal Hak Anak

Penyanyi sekaligus vokalis grup musik Last Child, Virgoun, hadir memenuhi panggilan pemeriksaan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (Komnas PA) pada Selasa, 10 Februari 2026. Panggilan ini terkait dengan laporan yang diajukan oleh mantan istrinya, Inara Rusli, yang mengadukan dugaan pelanggaran hak bertemu dengan anak-anak mereka.

Kedatangan Virgoun Didampingi Kuasa Hukum

Virgoun tiba di Kantor Komnas PA yang berlokasi di Pasar Rebo, Jakarta Timur, tepat pada pukul 10.46 WIB. Ia datang bersama kuasa hukumnya, Sandy Arifin, serta tim pendamping yang siap memberikan dukungan selama proses pemeriksaan berlangsung. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan dalam menanggapi panggilan dari lembaga perlindungan anak tersebut.

Tim kuasa hukum Virgoun menyatakan, "Kami menghadiri undangan dari Komnas Perlindungan Anak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan." Pernyataan ini disampaikan di lokasi pemeriksaan, menegaskan bahwa Virgoun kooperatif dalam proses hukum yang sedang berjalan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Latar Belakang Konflik Hak Asuh Anak

Laporan Inara Rusli terhadap Virgoun berawal dari dugaan bahwa mantan suaminya itu tidak memberikan hak bertemu dengan anak-anak mereka. Konflik ini telah menjadi sorotan publik, terutama menyangkut isu hak asuh dan kesejahteraan anak dalam perceraian. Kasus ini mengingatkan pentingnya perlindungan hak anak di tengah perselisihan orang tua.

Komnas PA, sebagai lembaga yang berwenang dalam hal ini, memeriksa laporan tersebut untuk memastikan kepentingan terbaik anak terpenuhi. Proses pemeriksaan diharapkan dapat memberikan kejelasan dan solusi yang adil bagi semua pihak yang terlibat, terutama bagi anak-anak yang menjadi korban dalam situasi ini.

Masyarakat terus memantau perkembangan kasus ini, mengingat Virgoun dan Inara Rusli adalah figur publik yang konflik pribadinya sering kali terekspos di media. Diharapkan, penyelesaian melalui jalur hukum dapat memberikan contoh positif dalam menangani sengketa hak anak di Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga