Warganet Rugi Ratusan Juta Akibat Penipuan Pajak Palsu via Telepon
Ratusan Juta Hilang Akibat Penipuan Pajak Palsu via Telepon

Warganet Rugi Ratusan Juta Akibat Penipuan Pajak Palsu via Telepon

Seorang warganet yang memiliki akun Instagram @mandharabrasika membagikan pengalaman pahitnya menjadi korban penipuan oleh oknum yang mengatasnamakan pajak. Unggahan tersebut diposting pada hari Minggu, tanggal 15 Februari 2026, sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah masa pelaporan SPT Tahunan melalui platform Coretax.

Kisah Pilu Korban Penipuan

Dalam unggahannya, warganet tersebut menceritakan bahwa dirinya baru saja menjadi korban penipuan melalui telepon atau phone scam. Akibatnya, rekeningnya dikuras habis dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Yang membuatnya semakin sedih, uang yang hilang bukan hanya milik pribadi, tetapi juga dana yang telah disiapkan untuk membantu masyarakat.

"Kami baru saja kena tipu lewat phone scam. Rekening kami dikuras, ratusan juta. Kejamnya, bukan hanya uang pribadi. Uang yang kami siapkan untuk membantu masyarakat juga habis," tulisnya dalam unggahan yang telah mendapatkan izin untuk dikutip oleh media.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Edukasi untuk Meningkatkan Kewaspadaan

Pengalaman ini dibagikan dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan institusi resmi seperti pajak. Di tengah maraknya pelaporan SPT Tahunan melalui Coretax, penting bagi warga untuk memverifikasi setiap informasi yang diterima, terutama melalui telepon atau pesan yang mencurigakan.

Beberapa langkah pencegahan yang dapat diambil antara lain:

  • Selalu konfirmasi langsung ke kantor pajak resmi jika menerima panggilan atau pesan yang mencurigakan.
  • Jangan memberikan data pribadi atau informasi rekening kepada pihak yang tidak dikenal.
  • Gunakan platform resmi seperti Coretax untuk pelaporan pajak dan hindari tautan atau aplikasi tidak resmi.
  • Segera laporkan ke pihak berwajib jika merasa menjadi korban penipuan.

Insiden ini mengingatkan kita akan pentingnya keamanan finansial di era digital, di mana penipuan dapat terjadi kapan saja dan dengan modus yang semakin canggih. Masyarakat diharapkan untuk selalu waspada dan tidak mudah terpancing oleh iming-iming atau ancaman dari oknum tidak bertanggung jawab.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga