Misteri Angka 7 dalam Aksi Maling Motor di Jaksel yang Tewas Dikeroyok Massa
Misteri Angka 7 di Balik Maling Motor Tewas di Jaksel

Misteri Angka 7 dalam Aksi Maling Motor di Jaksel yang Tewas Dikeroyok Massa

Sebuah kasus pencurian motor di kawasan Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menyimpan cerita unik yang melibatkan pola angka. Pelaku diketahui melakukan aksinya sebanyak tiga kali, dengan semua tanggal kejadian berakhiran angka 7, sebelum akhirnya tewas setelah diamuk massa.

Rangkaian Aksi di Tanggal Serba 7

Berdasarkan informasi yang dirangkum, pelaku pertama kali melakukan pencurian pada 17 Maret 2026, kemudian beraksi lagi pada 7 April 2026. Aksi terakhir terjadi pada 17 April 2026 dini hari, di mana pelaku tertangkap warga saat hendak mencuri motor lagi. Warga yang sudah geram karena dua kali kehilangan motor dalam dua bulan terakhir, langsung mengeroyok pelaku hingga babak belur.

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama, AKP Ivo Amelia, menjelaskan bahwa polisi mendapati pelaku dalam kondisi parah setelah diamankan warga. "Piket mendapat laporan dari warga adanya masyarakat tentang pelaku pencurian motor yang diamankan oleh masyarakat setempat. Terus masyarakat menganggap orang tersebut sudah melakukan pencurian motor dalam satu bulan itu dua kali," kata Ivo pada Senin (20/4).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pelaku Dikenali dari Foto CCTV yang Dipajang

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko, menambahkan bahwa dari rekaman CCTV, ciri-ciri dan wajah pelaku sama persis di ketiga kejadian. Hal ini memicu amarah warga, yang kemudian menempelkan foto pelaku dari tangkapan CCTV di gang-gang lingkungan. "Nah, dari situ, kan dari CCTV, ditempel-lah di gang-gang oleh warga. Makanya dikenali sama warga si pelaku itu," ujarnya.

Pada aksi terakhir tanggal 17 April, pelaku langsung dikenali warga berkat foto yang dipajang, sehingga berhasil diamankan sebelum sempat melarikan diri. Polisi menyatakan pelaku diduga bertindak sendirian, namun penyidikan masih berlanjut karena pelaku telah meninggal.

Pelaku Tewas Usai Dikeroyok dan Barang Bukti Diamankan

AKP Ivo mengungkapkan bahwa pelaku sempat dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati setelah dikeroyok massa, namun meninggal dunia di rumah sakit. "Pelakunya sudah meninggal di Rumah Sakit Kramat Jati, pas kita di situ pas kita bawa ke RS Kramat Jati pas sudah sampai sudah diberi tahu anggota kita dapat informasi kalau pelakunya meninggal," jelasnya.

Polisi juga mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian dan dari pelaku, termasuk kunci letter T yang biasa digunakan untuk membobol motor, serta beberapa kunci motor lainnya. "Memang si pelaku ditemukan setelah kita geledah ditemukan beberapa barang bukti seperti, apa, kunci T, terus ada kunci-kunci motor, yang kunci-kunci motor beberapa kunci motor gitu," pungkas Ivo.

Kasus ini menyoroti tingginya kriminalitas pencurian motor di Jakarta Selatan dan reaksi spontan warga yang frustasi. Polisi terus menyelidiki kemungkinan adanya komplotan atau motif lain di balik pola angka 7 yang unik ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga