Warung Taburai Depok Jadi Sasaran Pencurian Saat Acara Buka Bersama Ramai
Rumah makan milik komika dan podcaster ternama, Praz Teguh, yang berlokasi di Depok, menjadi lokasi kejadian aksi pencurian yang terjadi pada saat acara buka bersama. Peristiwa kriminal ini berlangsung di Warung Taburai pada hari Selasa, 3 Maret 2026, tepatnya sekitar pukul 18.22 WIB, ketika suasana restoran sedang dipadati oleh pengunjung yang menghadiri acara buka puasa bersama.
Praz Teguh Ungkap Kejadian Melalui Media Sosial
Kejadian pencurian ini pertama kali diungkapkan oleh Praz Teguh melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada hari Kamis, 5 Maret 2026. Dalam unggahannya, ia menyebutkan bahwa aksi pencurian tas terjadi di tengah keramaian acara buka bersama yang diadakan di Warung Taburai, Depok.
"Telah terjadi pencurian tas saat acara buka bersama di Warung Taburai, Depok, pada Selasa, 3 Maret 2026 sekitar pukul 18.22 WIB," tulis Praz Teguh dalam keterangannya. Ia menekankan bahwa insiden ini berlangsung saat restoran sedang ramai dikunjungi oleh pelanggan yang ingin berbuka puasa bersama, menambah kekhawatiran akan keamanan di tempat umum.
Warung Taburai, yang dikenal sebagai salah satu usaha kuliner milik Praz Teguh, biasanya menjadi destinasi favorit bagi masyarakat Depok dan sekitarnya, terutama selama bulan Ramadan untuk acara buka bersama. Kejadian ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat lokasi tersebut biasanya aman dan nyaman bagi pengunjung.
Praz Teguh, selain dikenal sebagai komika dan podcaster, juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, seperti yang tercatat dalam aksi bantuannya ke Sumatera Utara di daerah terisolir seperti Aras Napal. Namun, insiden pencurian ini menyoroti pentingnya peningkatan keamanan di tempat-tempat umum, terutama saat acara ramai seperti buka bersama.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas pelaku atau barang yang dicuri. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak berwajib guna mencegah tindak kriminal serupa di masa depan.
