Wanita Pencuri Uang Takziah di Jakarta Timur Diduga Sudah Tiga Kali Beraksi
Polisi menangkap seorang wanita yang diduga mencuri uang takziah di sebuah rumah duka di wilayah Jakarta Timur. Kejadian ini terjadi pada hari Selasa lalu, ketika keluarga yang berduka sedang melaksanakan prosesi pemakaman.
Modus Operandi yang Sama
Pelaku, yang berinisial S (35), diduga telah melakukan aksi serupa sebanyak tiga kali dalam beberapa bulan terakhir. Modus operandi yang digunakan selalu sama, yaitu menyusup ke dalam rumah duka saat suasana ramai dan mengambil uang sumbangan yang diletakkan di tempat terbuka.
"Kami menduga pelaku sudah beraksi sebelumnya di lokasi yang berdekatan. Korban biasanya tidak menyadari kehilangan hingga beberapa jam kemudian," ujar seorang sumber kepolisian yang tidak ingin disebutkan namanya.
Proses Penangkapan dan Bukti
Penangkapan dilakukan setelah salah satu keluarga korban melaporkan kehilangan uang takziah sebesar Rp 2 juta. Polisi kemudian memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi dan berhasil mengidentifikasi pelaku.
Berikut adalah kronologi kejadian berdasarkan penyelidikan polisi:
- Pelaku memasuki rumah duka pada pukul 10.00 pagi.
- Dia berpura-pura sebagai tamu yang datang melayat.
- Saat perhatian keluarga teralihkan, pelaku mengambil uang dari kotak sumbangan.
- Pelaku kemudian meninggalkan lokasi dengan cepat.
Polisi menemukan bukti berupa uang tunai dan pakaian yang dikenakan pelaku saat kejadian. Pelaku kini ditahan di kantor polisi setempat untuk proses hukum lebih lanjut.
Dampak dan Imbauan kepada Masyarakat
Kejadian ini menimbulkan keresahan di kalangan warga, terutama mereka yang sering mengadakan acara takziah. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga barang berharga selama acara berlangsung.
"Kami menyarankan agar uang takziah disimpan di tempat yang aman atau dititipkan kepada orang yang dipercaya. Jangan biarkan uang dalam jumlah besar terbuka di area umum," tambah sumber kepolisian tersebut.
Kasus ini sedang diselidiki lebih lanjut untuk mengetahui apakah ada keterlibatan pihak lain atau modus operandi yang lebih luas. Polisi juga akan memeriksa rekaman CCTV dari lokasi kejadian sebelumnya untuk mengumpulkan bukti tambahan.



