Spesialis Maling Hotel Mewah Ditangkap, Modus Penyamarannya Terungkap
Spesialis Maling Hotel Mewah Ditangkap, Modusnya Terbongkar

Spesialis Maling Hotel Mewah Ditangkap, Modus Penyamarannya Terungkap

Sepak terjang pria berinisial NW (43), yang diduga sebagai spesialis pencurian di hotel-hotel mewah, akhirnya terhenti. Pelaku berhasil dibekuk oleh tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya setelah melakukan aksinya di berbagai lokasi di Jakarta.

Modus Operandi yang Rapi dan Menipu

Modus yang digunakan NW terbilang sangat rapi dan sulit dideteksi. Dia kerap menyamar layaknya seorang karyawan hotel atau peserta seminar yang sah. Untuk memperkuat penyamarannya, NW mengenakan baju batik, menggantungkan lanyard di lehernya, serta membawa tas kerja agar tidak menimbulkan kecurigaan dari orang sekitar.

Dengan penampilan tersebut, pelaku leluasa memasuki ruang pertemuan atau area umum hotel yang ramai. NW memanfaatkan momen ketika korban meninggalkan barang-barang berharga tanpa pengawasan, seperti saat istirahat makan siang atau jeda acara.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Penangkapan dan Kasus Terakhir

Sebelum akhirnya diringkus, NW terakhir kali beraksi di sebuah hotel kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, pada Selasa, 10 Februari 2026. Dalam insiden tersebut, korban melaporkan kehilangan sebuah tas ransel hitam yang berisi handphone Oppo Reno 10 X Zoom, laptop Lenovo Ideapad Gaming 3i, serta uang tunai sebesar Rp 300 ribu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa korban saat itu meninggalkan barangnya di ruang rapat untuk istirahat makan siang. "Tas berisi HP diletakkan di atas kursi, sedangkan laptop berada di bawah meja. Saat kembali, seluruh barang sudah hilang. Korban kemudian melapor ke Polsek Tanah Abang," ujarnya dalam keterangan resmi pada Senin, 16 Februari 2026.

Penyelidikan dan Pengembangan Kasus

Tim Resmob bergerak cepat dengan menelusuri rekaman CCTV dari hotel tempat kejadian. Hasil analisa menunjukkan kemiripan dengan dua kasus pencurian lain yang terjadi di hotel-hotel di kawasan Jakarta Pusat pada Agustus dan Oktober 2025. Polisi menduga NW telah beroperasi dalam kurun waktu yang cukup lama.

Berdasarkan penyelidikan mendalam, polisi berhasil mengungkap identitas pelaku dan akhirnya menangkapnya di kawasan Matraman, Jakarta Timur, pada Jumat, 13 Februari 2026. Dari tangan NW, polisi menyita barang bukti berupa:

  • Satu unit laptop milik korban
  • Lanyard dan kacamata hitam
  • Tas hitam yang digunakan saat beraksi
  • Baju batik, celana jeans, dan sepatu

Imbauan untuk Masyarakat

Budi Hermanto menegaskan bahwa NW diduga beraksi seorang diri, namun penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat. Dia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat mengikuti seminar atau kegiatan di hotel.

"Jangan meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan. Jika mengalami tindak kejahatan, segera lapor ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan 110 yang aktif 24 jam," pesannya.

Saat ini, NW masih menjalani pemeriksaan intensif di Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Polisi terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan korban lain dan jaringan kejahatan yang lebih luas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga