Kronologi Mengerikan: Siswa SMP Dibunuh di Eks Kampung Gajah, Jasad Ditemukan Saat Live TikTok
Sebuah tragedi mengerikan menimpa dunia pendidikan di Bandung. Seorang siswa SMPN 26 Bandung, yang diidentifikasi dengan inisial ZAAQ, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di lahan eks Kampung Gajah, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Kasus ini mencuat ke publik setelah penemuan jasadnya diviralkan melalui siaran live di platform TikTok, menambah dimensi digital pada insiden kriminal yang memilukan ini.
Kronologi Lengkap Pembunuhan Berdarah
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, berikut adalah urutan kejadian yang menggambarkan kronologi kasus ini:
- Senin, 9 Februari 2026: Pada pagi hari, pelaku dengan inisial YA berangkat dari Garut menuju Bandung dengan tujuan menemui korban. Motifnya diduga karena rasa sakit hati setelah korban memutuskan hubungan pertemanan mereka. Sementara itu, ZAAQ masih sempat masuk sekolah seperti biasa dan pulang bersama teman-temannya. Sekitar pukul 15.30 WIB, korban ditemui oleh YA dan AP di sekitar sekolah, kemudian mereka berpindah ke area eks objek wisata Kampung Gajah untuk berbicara.
- Peristiwa Pembunuhan: Percakapan mereka berujung pada cekcok yang memanas. Tersangka YA kemudian menghantamkan botol ke kepala ZAAQ, menyebabkan korban terjatuh. Dalam kondisi masih sadar, YA menusuk perut korban sebanyak delapan kali dengan pisau yang dibawanya. Setelah itu, pelaku meninggalkan ZAAQ dalam keadaan masih hidup, sambil membawa ponsel dan jaket milik korban. Kedua tersangka kemudian kembali ke Garut, dan YA menghubungi keluarga korban melalui ponsel ZAAQ dengan mengabarkan bahwa korban seolah-olah diculik, menambah kebingungan dan kepanikan.
- Selasa, 10 Februari 2026: Keluarga korban mulai curiga karena ZAAQ tidak kunjung pulang sejak Senin. Bibi korban melaporkan ke sekolah bahwa ZAAQ izin tidak masuk, dan pihak sekolah mengonfirmasi bahwa korban telah dilaporkan hilang sejak Selasa malam. Kepala Sekolah SMPN 26 Bandung, Titin Supriatin, menyatakan bahwa kabar kehilangan ini menyebar melalui grup-grup komunikasi hingga muncul pemberitaan.
- Jumat, 13 Februari 2026: Jenazah ZAAQ akhirnya ditemukan tergeletak di semak belukar di lahan eks Kampung Gajah. Penemuan ini menjadi viral setelah diunggah dalam siaran live TikTok, yang kemudian diketahui oleh Kepala Sekolah SMPN 26 Bandung. Informasi ini segera dikoordinasikan ke Polsek Sukajadi untuk tindakan lebih lanjut.
- Minggu, 15 Februari 2026: Setelah penyelidikan intensif, Unit Resmob Satreskrim Polres Cimahi berhasil mengamankan kedua pelaku, YA (16 tahun) dan AP (17 tahun), di kediamannya di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut pada dini hari. Keduanya sempat mampir ke Tasikmalaya sebelum kembali ke Garut. Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, mengonfirmasi penangkapan ini dan menyebutkan bahwa kedua tersangka masih di bawah umur.
Motif dan Tindakan Hukum
Polisi mengungkapkan bahwa motif pembunuhan ini didasari oleh rasa sakit hati pelaku YA setelah korban memutuskan hubungan pertemanan mereka. Percakapan yang awalnya damai berubah menjadi konflik fisik yang berakhir tragis. Kedua tersangka kini menghadapi tuntutan hukum berat. Mereka dijerat dengan Pasal 80 ayat 3 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 459 UU Nomor 1 Tahun 2023 KUHP tentang pembunuhan berencana. Keluarga korban telah menyuarakan permintaan agar pelaku dihukum seberat-beratnya, sementara pihak sekolah dan masyarakat berduka atas kehilangan siswa yang masih belia ini.
Kasus ini menyoroti betapa rapuhnya keamanan di tempat-tempat yang sepi seperti eks Kampung Gajah, serta peran media sosial dalam menyebarkan informasi kriminal. Viralnya penemuan jasad melalui TikTok menunjukkan bagaimana teknologi dapat mempengaruhi penyebaran berita kejahatan, meski di sisi lain juga membantu dalam proses investigasi. Pihak berwenang terus mendalami kasus ini untuk memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya.



