Pencopet di Masjid Istiqlal Ditangkap, Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi Selama Ramadan
Pencopet di Masjid Istiqlal Ditangkap, 3 Kali Beraksi

Pencopet di Masjid Istiqlal Ditangkap, Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi Selama Ramadan

Jakarta - Aksi pencurian ponsel kembali terjadi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Selasa, 17 Maret 2026 sekitar pukul 04.00 WIB. Pelaku, seorang buruh bernama Wardi (40), berhasil diamankan setelah ketahuan mencuri telepon genggam milik seorang jemaah berinisial RJK (19) di ruang utama masjid.

Modus Operandi dan Penangkapan

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Rahmat Himawan, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban hendak keluar dari ruang utama Masjid Istiqlal. Tiba-tiba, dia merasa didorong oleh seseorang. Beberapa saat kemudian, korban menyadari bahwa ponselnya yang disimpan di kantong gamis sebelah kanan telah hilang.

Dengan curiga, korban langsung menghampiri orang yang mendorongnya. Saat tangan pelaku dipegang, korban menanyakan keberadaan ponsel miliknya. Pelaku yang panik kemudian melempar tas totbag hitam yang dibawanya. "Di dalam tas tersebut terdapat handphone milik pelapor. Korban sempat mengambil kembali HP-nya sebelum tas terlempar," kata Kompol Rahmat dalam keterangan tertulis.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pelaku langsung diamankan oleh petugas keamanan Masjid Istiqlal, Muhammad Jabar Abdul Azis (21), sebelum akhirnya diserahkan ke Polsek Sawah Besar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Rekam Jejak Tiga Kali Aksi

Hasil pemeriksaan awal mengungkapkan bahwa Wardi bukanlah pemula dalam aksi pencurian. Dia tercatat sudah tiga kali melakukan pencurian dalam beberapa hari terakhir di Masjid Istiqlal, tepatnya selama bulan Ramadan 1445 H. Berikut kronologi aksinya:

  • Pada tanggal 13 Maret 2026, pukul 12.00 WIB saat salat Jumat, mencuri handphone Infinix Hot 40.
  • Pada tanggal 14 Maret 2026, pukul 18.00 WIB saat buka puasa bersama, mencuri handphone Redmi 10.
  • Pada tanggal 15 Maret 2026, pukul 18.00 WIB saat buka puasa bersama, mencuri handphone Samsung A15.

Setelah beraksi, pelaku mengaku menjual hasil curian melalui seorang pria bernama Jefry di kawasan Kramat Pulo, Senen. Barang kemudian dijual kembali kepada seseorang bernama Yudi. "Terduga pelaku datang ke Masjid Istiqlal menggunakan sepeda motor Honda Beat," tandas Kompol Rahmat.

Imbauan untuk Jemaah

Insiden ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan jemaah, terutama selama bulan Ramadan ketika aktivitas di masjid meningkat. Petugas keamanan menyarankan agar jemaah selalu menjaga barang berharga dan melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak berwenang.

Kasus ini kini sedang ditangani oleh Polsek Sawah Besar untuk proses hukum lebih lanjut, dengan dugaan pelanggaran pasal pencurian.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga