Jasad Pria Ditemukan Terkubur di Lahan Kosong Cikeas Bogor
Sebuah penemuan tragis terjadi di wilayah Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jasad seorang pria ditemukan terkubur di sebuah lahan kosong pada Rabu, 25 Maret 2026. Penemuan ini kemudian viral di berbagai platform media sosial, memicu perhatian publik.
Video Viral Ungkap Kondisi Jasad
Dalam video yang beredar luas, terlihat jasad pria tersebut telah berada di sebuah ruangan dengan didampingi sejumlah pihak. Jasad tersebut sudah dibalut dengan kain sarung dan kain kafan, menunjukkan bahwa proses pemulasaraan telah dilakukan. Video tersebut juga memberikan penjelasan bahwa pria ini sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya.
Laporan resmi mengenai hilangnya pria tersebut telah dibuat ke Polres Metro Jakarta Timur pada Rabu, 11 Maret 2026. Keluarga korban merasa khawatir dan segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib untuk memulai pencarian.
Konfirmasi dari Kepolisian
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, membenarkan kabar penemuan jasad tersebut. Dalam konfirmasinya kepada media pada Kamis, 26 Maret 2026, Dicky menyatakan bahwa jasad pria itu memang merupakan orang yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya.
"Informasinya demikian, jasad pria itu merupakan orang yang sempat dilaporkan hilang," ujar Dicky Fertoffan. Pernyataan ini menguatkan hubungan antara laporan hilang dengan penemuan jasad di Cikeas.
Pengembangan Kasus dan Penanganan
Dari hasil penemuan jasad korban, kepolisian telah melakukan langkah-langkah investigasi yang signifikan. Dicky Fertoffan mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah berhasil mengamankan seorang pelaku yang diduga bertanggung jawab atas kematian korban.
Kasus ini sekarang sedang ditangani secara intensif oleh Subdit Resmob Polda Metro Jaya, menunjukkan tingkat keseriusan dalam penyelidikan. "Iya perkara tersebut ditangani Resmob Polda, pelaku sudah ada yang diamankan ya. Silakan ke Resmob Polda," imbuh Dicky Fertoffan dalam pernyataannya.
Pengalihan penanganan kasus ke Subdit Resmob Polda Metro Jaya mengindikasikan bahwa ini dianggap sebagai kasus kriminal yang memerlukan penyelidikan mendalam. Masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi jika memiliki data tambahan yang relevan dengan kasus ini.



