Thariq Halilintar Akui Dapat Endorse Umrah dari Hanania Travel, Kuasa Hukum Bicara
Thariq Halilintar Akui Endorse Umrah Hanania Travel

Thariq Halilintar mengakui dirinya mendapatkan endorse untuk melakukan ibadah umrah dari PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group. Pengakuan ini disampaikan oleh kuasa hukum Thariq, Sangun Ragahdo, setelah Thariq dan istrinya, Aaliyah Massaid, diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang melibatkan Hanania Travel.

Proses Pemeriksaan Thariq dan Aaliyah

Thariq dan Aaliyah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya selama kurang lebih tujuh jam. Ragahdo menjelaskan bahwa awalnya pihak Hanania Travel beberapa kali berupaya menghubungi Thariq, bahkan sebelum pernikahannya dengan Aaliyah. Pada tahun 2025, Hanania Travel kembali mengajak Thariq untuk bekerja sama dalam bentuk endorsement.

"Kita tidak menampik bahwa ini bentuknya endorse. Ada yang endorse memang timbal baliknya adalah uang, dari pemberi pekerja memberi uang dan mungkin dari Thariq dan Aaliyah ini mengiklankan entah itu produk atau brand, atau yang namanya barter. Barter dalam artian ada benefit, benefit-nya apa? Ya kalau dalam Hanania ini adalah benefit-nya diberangkatkan umrah," kata Ragahdo di Polda Metro Jaya, Rabu (10/6).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Kerja Sama Endorse

Sebelum berangkat, Thariq sempat melakukan penelusuran mengenai Hanania Travel. Dari hasil penelusuran tersebut, Hanania Travel dinilai sebagai perusahaan yang kredibel, sehingga tawaran kerja sama diterima. Dalam kerja sama itu, Hanania Travel memberikan benefit berupa umrah gratis untuk Thariq, Aaliyah, dan anak mereka.

Namun, Thariq dan istrinya kemudian mengajak rombongan lain sehingga total rombongan yang berangkat berjumlah delapan orang. Ragahdo menyebut Thariq membayar biaya perjalanan umrah untuk anggota rombongannya sebesar hampir Rp170 juta.

"Kita telah membayar untuk Hanania ini mencapai hampir Rp170 juta, Rp160 juta sekian. Itu di luar biaya-biaya untuk di sana, untuk makan, bayar mutawif dan lain sebagainya," tutur Ragahdo.

"Sehingga meskipun memang kita mendapat benefit, benefit dalam artian karena ini ada timbal baliknya, timbal baliknya pada saat itu cuma story. Ada story, postingan story, feed, sudah selesai. Ya sudah itu semua mereka berangkat, dari tanggal 8 sampai 15 kalau tidak salah Desember," sambungnya.

Reaksi Thariq atas Kasus Hanania

Thariq mengaku kaget setelah mengetahui kasus dugaan penipuan umrah yang menyeret Hanania Travel pada awal tahun ini. Ia menyampaikan keprihatinan kepada para korban yang gagal berangkat ibadah umrah akibat kasus ini.

"Kaget banget dengan berita yang terjadi berseliweran dan lain-lain. Terus ketika dapat panggilan dari polisi kita juga langsung kita balas, kita siap membantu apa pun yang bisa kita kasih. Semoga bisa membuat kasus ini menjadi terang benderang, terus jalan keluarnya cepat untuk para korban. Pokoknya kita lakukan yang terbaik," tutur dia.

Penetapan Tersangka dan Perkembangan Kasus

Sebelumnya, polisi menetapkan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF), sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah pada Jumat (29/5). Farhan kini telah ditahan dan dijerat Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 486 KUHP dan/atau Pasal 607 KUHP.

Dari penyidikan sementara, terungkap bahwa uang yang disetor calon jemaah digunakan untuk kepentingan di luar proses pemberangkatan jemaah. Selain itu, uang tersebut juga digunakan tersangka untuk membayar sejumlah influencer dalam rangka promosi paket umrah.

Sejumlah influencer telah dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan, di antaranya Muhamad Miftahuda atau Keanu Angelo, Sara Gibson (SG), Audrey Jesselyn (AJ), Dara Arafah (DA), dan Karin Novilda atau Awkarin. Namun, baru Keanu yang hadir memenuhi panggilan pemeriksaan pada Senin (8/6). Dalam pemeriksaan itu, Keanu dicecar 28 pertanyaan terkait kerja sama endorse, kontrak, fasilitas, pembayaran, serta legalitas travel tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga