Sungai di Tarakan Tercemar Oli Bekas, PDAM Hentikan Produksi Air
Sungai Tarakan Tercemar Oli, PDAM Stop Produksi Air

Aliran Sungai Sesanip atau Sungai Kampung Bugis di Kelurahan Karang Anyar, Kota Tarakan, mengalami perubahan warna menjadi hitam akibat dugaan pencemaran limbah oli bekas. Perairan yang menjadi sumber air baku Instalasi Pengolahan Air (IPA) Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Alam Kota Tarakan ini diduga kuat tercemar tumpahan limbah oli bekas.

Manajemen PDAM Tirta Alam Tarakan terpaksa menghentikan total produksi air bersih pada Jumat (8/5/2026) akibat pencemaran parah tersebut. Manajer Produksi PDAM Tirta Alam Kota Tarakan, Sunarto, membenarkan insiden ini dan menyebut kerugian yang dialami perusahaan mencapai ratusan juta rupiah.

"Saya mendapatkan info pertama kali dari WA Grup Perumda Tirta Alam Tarakan tepatnya jam 18.07 WITA. Ini Sungai Sesanip atau Sungai Kampung Bugis. Dampaknya luar biasa, kita tidak bisa produksi air. Berarti kerugian kita itu hampir ratusan juta," ungkap Sunarto dilansir detikKalimantan, Minggu (9/5/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penghentian produksi ini berdampak langsung pada lebih dari 15 ribu pelanggan, khususnya di wilayah Tarakan Barat dan sebagian Tarakan Tengah. Dalam pengumuman resminya, PDAM Tirta Alam merilis 7 wilayah yang mengalami gangguan distribusi air bersih, yaitu: Jl. Kampung Bugis, Perumnas, Jl. Jend. Sudirman, Jl. Kampung Baru, Jl. Karang Balik, Jl. Yos Sudarso, dan Jl. Karang Anyar.

PDAM Tirta Alam Tarakan telah melaporkan kasus dugaan pembuangan limbah dan pencemaran lingkungan ini ke pihak berwajib. Sunarto juga sudah memberikan keterangan di Polres Tarakan.

"Setelah koordinasi dengan Asisten Manajer Air Baku, Pengolahan, dan Laboratorium, langsung saya berikan kesimpulan. Saya laporkan ke Polres Tarakan tadi malam. Dari pukul 02.30 WITA itu saya baru pulang untuk memberikan keterangan klarifikasi terkait pencemaran sungai ini," tegasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga