Paula Verhoeven Beberkan Hubungan dengan Hanania Travel ke Polisi
Paula Verhoeven Beberkan Hubungan dengan Hanania Travel

Model dan selebritas Paula Verhoeven memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan biro perjalanan umrah Hanania Travel. Pemeriksaan berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, sejak pukul 09.00 WIB.

“Saya datang atas panggilan dari pihak kepolisian. Sebagai warga negara yang patuh, saya datang ke sini. Tadi ada sekitar 30-an pertanyaan ya,” kata Paula usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, seperti dilansir Antara.

Keterlibatan Melalui Program Televisi

Paula menegaskan bahwa keterlibatannya dalam perkara ini bukan karena kontrak langsung dengan Hanania Group, melainkan melalui pihak ketiga. Ia menjelaskan bahwa keterlibatannya bermula ketika diundang oleh sebuah program televisi swasta untuk berangkat ke Tanah Suci pada September 2024.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

“Sebenarnya, saya pribadi tidak ada hubungannya langsung dengan Hanania. Jadi, keberangkatan saya umrah waktu itu, September 2024, saya diajak oleh sebuah program TV sebagai narasumber dan talent di sana,” ujar Paula.

Ia menambahkan bahwa program televisi tersebut yang menjalin kerja sama dengan Hanania Group. Seluruh koordinasi dan hak kerja sama yang diterimanya berasal dari program tersebut. “Saya urusannya sama Rumpi. Jadi, semua kerja samanya di Rumpi. Kebetulan Rumpi yang bekerja sama dengan Hanania, itu urusan mereka. Kami cuma diminta sebagai talent dan juga narasumber,” tuturnya.

Kooperatif dan Membawa Bukti

Dalam pemeriksaan tersebut, Paula mengaku kooperatif dan membawa sejumlah dokumen untuk membantu proses penyidikan. “Banyak (bukti yang dibawa), ada kontrak, ada foto, ada semuanya. Insya Allah dari saya tidak ada kerugian, saya hanya bekerja sama dengan baik saja karena pasti mereka (penyidik) butuh informasi lebih lanjut,” katanya.

Paula juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap nasib para jemaah yang gagal berangkat. Ia berdoa agar para korban mendapatkan keadilan atas kasus tersebut. “Saya terus terang prihatin buat para korban. Saya berharap semoga para korban dikuatkan dan mendapatkan keadilan, agar proses hukumnya juga lancar. Semoga kami semua juga bisa ikut berpartisipasi agar masalah ini cepat selesai,” ucapnya.

Kepolisian menyatakan bahwa setelah Praz Teguh dan Paula Verhoeven, akan ada influencer lain yang akan diperiksa pada Jumat, 12 Juni 2026 besok.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga