Polisi mengungkap hubungan antara Anisa Florensa (AF), menantu yang membunuh lansia Dumaris Boru Sitio (60), dengan eksekutornya berinisial Slamet (SL). Keduanya menjalin pernikahan siri meskipun AF belum bercerai dengan anak korban.
Kronologi Hubungan AF dan SL
Direktur Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Hasyim Risahondua menyampaikan bahwa AF menikah dengan anak korban, Arnol, pada tahun 2022. Namun, pada 2023, AF pergi dari rumah dan bekerja di Medan, Sumatera Utara, sebagai kasir di sebuah spa. Selama di Medan, AF tetap berhubungan dengan korban dan masih menerima nafkah dari anak korban. Komunikasi antara AF dan anak korban pun masih terjalin.
Menurut Hasyim, AF telah merencanakan perampokan dan pembunuhan bersama SL, serta dua pelaku lain berinisial L dan E. Motif utama adalah perampokan, dan AF serta SL memiliki hubungan dekat yang sudah berujung pada pernikahan siri.
Penemuan Korban dan Rekaman CCTV
Dumaris ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, pada Rabu (29/4) siang. Korban ditemukan oleh suaminya, Salmon Mena, dalam kondisi tergeletak bersimbah darah. Rekaman CCTV mengungkap jejak para pelaku, termasuk seorang wanita yang diduga AF, menantu korban.
Dalam rekaman, para pelaku datang menggunakan mobil hitam. AF yang berkaus hitam masuk ke halaman rumah, disusul wanita lain berjaket hoodie biru, lalu dua pria. Korban keluar dan membuka pintu, sempat menyalami AF. Tak lama kemudian, SL datang membawa kayu balok dan memukulkannya ke kepala korban hingga terkulai.
Keempat pelaku kini telah ditangkap dan terancam hukuman mati atas perbuatannya.



