Ahli Bedah Florida Didakwa Pembunuhan Usai Keliru Angkat Organ Pasien
Ahli Bedah Didakwa Pembunuhan Usai Keliru Angkat Organ

Ahli Bedah Florida Didakwa Pembunuhan Usai Keliru Angkat Organ Pasien

Seorang ahli bedah di Florida, Thomas Shaknovsky (44), telah didakwa atas pembunuhan karena keliru mengangkat organ pasien pada prosedur medis yang dilakukan pada Agustus 2024. Dakwaan ini disampaikan oleh dewan juri di Tallahassee pada Senin, 13 April 2026, setelah penyelidikan mendalam terhadap kasus malpraktik yang fatal.

Kesalahan Operasi yang Berakibat Fatal

Menurut keterangan jaksa, Shaknovsky melakukan kesalahan kritis selama operasi pada pasien William Bryan (70), yang berasal dari Muscle Shoals, Alabama. Prosedur yang dijadwalkan adalah splenektomi laparoskopi, di mana dokter seharusnya memotong organ limpa pasien. Namun, dalam operasi tersebut, Shaknovsky malah memotong organ hati, sebuah kesalahan yang berujung pada kematian Bryan.

Juri di pengadilan tingkat pertama mendengar bahwa operasi ini awalnya direncanakan sebagai prosedur rutin untuk mengatasi masalah kesehatan Bryan. Namun, kesalahan identifikasi organ selama prosedur laparoskopi menyebabkan intervensi yang salah dan tidak dapat diperbaiki. Kasus ini menyoroti risiko serius dalam praktik bedah dan pentingnya protokol keamanan yang ketat di ruang operasi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Implikasi Hukum dan Medis

Dakwaan pembunuhan terhadap Shaknovsky menandai langkah hukum yang jarang terjadi dalam kasus malpraktik medis, di mana kesalahan operasi biasanya ditangani melalui tuntutan perdata atau sanksi administratif. Jaksa berargumen bahwa tindakan Shaknovsky menunjukkan kelalaian yang ekstrem, sehingga layak dikategorikan sebagai kejahatan kriminal.

Insiden ini telah memicu diskusi luas di komunitas medis tentang peningkatan pelatihan dan teknologi untuk mencegah kesalahan serupa di masa depan. Para ahli menekankan bahwa splenektomi laparoskopi, meskipun umum, memerlukan presisi tinggi karena organ-organ internal dapat terlihat serupa dalam prosedur minimal invasif.

Keluarga William Bryan, yang berduka atas kehilangan ini, mengharapkan keadilan melalui proses hukum yang sedang berlangsung. Kasus ini dijadwalkan untuk persidangan lebih lanjut, dengan potensi hukuman berat jika Shaknovsky dinyatakan bersalah. Sementara itu, otoritas kesehatan setempat mengkaji ulang standar operasi di fasilitas medis untuk mencegah terulangnya tragedi serupa.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga