PLBN Skouw Gagalkan Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini
PLBN Skouw Gagalkan Penyelundupan 2,1 Kg Ganja

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja dengan total berat mencapai 2.155,6 gram. Narkotika tersebut diduga dibawa oleh warga negara Papua Nugini yang hendak melintas di kawasan perbatasan.

Kronologi Penggagalan

Peristiwa bermula sekitar pukul 14.02 WIT ketika dua orang terduga pelaku mencoba melintas menggunakan sepeda motor di area pemeriksaan PLBN Skouw. Saat petugas melakukan pemeriksaan barang bawaan, kedua pelaku secara mendadak memutar arah kendaraan dan melarikan diri kembali ke wilayah Papua Nugini. Mereka meninggalkan barang bawaan di lokasi pemeriksaan.

Petugas keamanan PLBN Skouw yang sigap segera mengamankan barang yang ditinggalkan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan narkotika jenis ganja yang diduga akan diselundupkan melalui jalur perlintasan perbatasan. Barang bukti tersebut kemudian diserahkan kepada petugas Bea dan Cukai untuk penanganan lebih lanjut, dengan koordinasi bersama Kepolisian Subsektor Skouw, unsur TNI, serta petugas keamanan PLBN Skouw.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pernyataan Kepala PLBN Skouw

Kepala PLBN Skouw, Ni Luh Puspa Jayaningsih, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kewaspadaan petugas dan sinergi lintas instansi yang terbangun dengan baik di kawasan perbatasan. Menurutnya, pengawasan berlapis menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran lintas batas. "Pengawasan di pintu perlintasan akan terus kami perketat melalui koordinasi lintas instansi. Ini penting untuk memastikan kawasan perbatasan tetap aman dari berbagai upaya pelanggaran, termasuk peredaran narkotika," ujar Ni Luh dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2026).

Komitmen Pengawasan Perbatasan

PLBN Skouw yang dikelola Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat kolaborasi CIQS (Customs, Immigration, Quarantine, and Security), serta mengedepankan profesionalisme petugas demi menciptakan perbatasan yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran narkotika. Penggagalan ini menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam memberantas penyelundupan narkoba di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga