Dua Pria Diamankan Bawa Obat Keras di Tangerang, Warga Lapor Saat Macet
Kota Tangerang menjadi lokasi penindakan tegas terhadap peredaran obat-obatan terlarang. Dua pria berinisial Y dan KS berhasil diamankan oleh anggota kepolisian setelah warga setempat melaporkan perilaku mencurigakan yang mereka tunjukkan di tengah kondisi lalu lintas yang padat dan macet.
Laporan Warga Picu Respons Cepat Polisi
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, mengungkapkan bahwa operasi penangkapan ini dimulai dari kewaspadaan masyarakat. "Awalnya anggota menerima informasi dari warga yang melihat dua orang dengan kondisi mencurigakan, terlihat seperti mabuk, di tengah kemacetan lalu lintas," jelas Jauhari pada Sabtu, 11 April 2026.
Tim 3 Patroli Perintis Presisi Satsamapta Polres Metro Tangerang Kota segera bergerak menuju lokasi kejadian di kawasan Jalan TMP Taruna. Insiden ini terjadi tepatnya di depan Masjid At-Taqwa, yang berlokasi di samping SMAN 2 Tangerang, pada Kamis, 9 April 2026.
Penggeledahan Ungkap Puluhan Pil Obat Keras
Saat petugas melakukan patroli mobile dan tiba di lokasi, mereka langsung mendapatkan laporan detail dari warga mengenai kedua pria yang dicurigai. Tanpa menunggu lama, kedua individu tersebut dihentikan dan menjalani pemeriksaan menyeluruh.
"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan puluhan butir obat keras seperti Tramadol, pil RK, dan Zolam yang diduga disalahgunakan tanpa izin medis yang sah," tegas Kapolres Jauhari. Obat-obatan terlarang tersebut ditemukan tersimpan di dalam saku salah satu pelaku saat proses penggeledahan dilakukan.
Barang Bukti Turut Diamankan
Selain mengamankan obat-obatan keras ilegal, polisi juga menyita sejumlah barang bukti pendukung lainnya. Uang tunai dalam jumlah tertentu dan satu unit sepeda motor yang digunakan oleh kedua tersangka turut diamankan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Kedua pria yang ditangkap beserta seluruh barang bukti telah diserahkan kepada Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro Tangerang Kota. Unit khusus ini akan melanjutkan proses penyelidikan untuk mengungkap lebih dalam asal-usul obat-obatan tersebut serta kemungkinan keterlibatan jaringan peredaran yang lebih luas.
Sinergi Masyarakat dan Polisi Diperkuat
Kapolres Jauhari memberikan apresiasi tinggi terhadap peran aktif warga yang dengan sigap melaporkan kejadian mencurigakan di lingkungan mereka. "Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus peduli dan tidak ragu-ragu melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan. Sinergi antara warga dan kepolisian merupakan elemen krusial dalam upaya pencegahan peredaran obat-obatan terlarang," tegasnya.
Pernyataan ini menegaskan komitmen kepolisian untuk melibatkan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum. Polisi saat ini masih mendalami kasus ini, termasuk menelusuri rantai pasok obat keras ilegal yang berhasil digagalkan peredarannya.



