Bareskrim Bongkar Lab Narkoba Internasional Iran-Indonesia di Apartemen Sunter
Bareskrim Bongkar Lab Narkoba Iran-Indonesia di Apartemen

Bareskrim Polri Ungkap Laboratorium Narkoba Internasional di Apartemen Mewah Sunter

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar praktik laboratorium narkoba rumahan atau clandestine laboratory yang dioperasikan oleh jaringan internasional Iran-Indonesia. Laboratorium rahasia ini ditemukan beroperasi secara tersembunyi di sebuah unit apartemen mewah yang terletak di lantai 27 di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Penggerebekan Berhasil Amankan Dua Warga Negara Asing Iran

Dalam operasi pengungkapan yang dilakukan pada Sabtu (14/2/2026), polisi berhasil mengamankan dua warga negara asing (WNA) yang berasal dari Iran. Penggerebekan ini merupakan hasil dari penyelidikan intensif yang dilakukan oleh tim Dittipidnarkoba Bareskrim Polri selama beberapa waktu.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengonfirmasi keberhasilan operasi ini melalui keterangan tertulis yang dikeluarkan pada Minggu (15/2/2026). "Dittipidnarkoba Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus clandestine laboratory di dalam apartemen yang dioperasikan oleh jaringan internasional Iran-Indonesia," ujar Eko.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Operasi Intensif Ungkap Modus Baru Produksi Narkoba

Penggerebekan di apartemen Sunter ini menunjukkan modus baru dalam produksi narkoba, di mana jaringan internasional memanfaatkan fasilitas residensial untuk menyembunyikan aktivitas ilegal mereka. Laboratorium rumahan tersebut diduga digunakan untuk memproduksi berbagai jenis narkoba dengan skala yang cukup besar.

Brigjen Eko menekankan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bareskrim Polri dalam memerangi peredaran narkoba di Indonesia. "Kami akan terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat dalam praktik ilegal ini," tambahnya.

Keberhasilan pengungkapan laboratorium narkoba ini diharapkan dapat memutus mata rantai peredaran narkoba internasional yang selama ini mengancam keamanan dan kesehatan masyarakat Indonesia. Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kedua tersangka WNA Iran dan barang bukti yang berhasil diamankan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga