Bareskrim Polri memeriksa sejumlah pengguna gas nitrous oxide (N2O) atau gas tertawa yang dikenal dengan nama Whip Pink. Salah satu yang diperiksa adalah CD, asisten pribadi seorang YouTuber terkenal berinisial RA.
Pengakuan CD
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengungkapkan bahwa CD telah memesan Whip Pink lebih dari lima kali antara pertengahan 2025 hingga awal 2026. Ukuran tabung yang dipesan bervariasi, yaitu 640 gram dan 950 gram.
CD diperiksa pada Jumat, 22 Mei 2026, setelah sebelumnya tidak memenuhi panggilan pertama. Dalam pemeriksaan, ia mengaku mencari Whip Pink melalui internet. Ia mengetik kata kunci 'Whip Cream' di Google, lalu diarahkan ke WhatsApp admin. Selanjutnya, ia mengisi format pemesanan dan melakukan transfer melalui mobile banking pribadi.
Setelah pemesanan secara online, CD menerima tabung Whip Pink yang diantar oleh kurir dalam waktu sekitar satu jam. Ia mengaku menggunakan Whip Pink dengan cara dihirup atau diisap.
Jumlah Tabung yang Dibeli
Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Zulkarnain Harahap, menambahkan bahwa CD telah membeli Whip Pink sebanyak 20 tabung pada akhir tahun 2025 dan awal 2026. Hal ini diakui oleh CD saat pemeriksaan.
Selebgram ZNM Mangkir Pemeriksaan
Selain CD, Bareskrim juga memanggil selebgram berinisial ZNM asal Makassar yang sempat viral karena menggunakan Whip Pink. Namun, ZNM tidak hadir setelah dua kali panggilan polisi. Penyidik saat ini tengah menyiapkan surat perintah penjemputan paksa terhadap yang bersangkutan.
Selain ZNM, penyidik juga melayangkan panggilan terhadap RV dan APG, namun keduanya juga tidak memenuhi panggilan. Brigjen Eko Hadi menegaskan bahwa terhadap RV, APG, dan ZNM yang tidak hadir, penyidik akan menerbitkan surat perintah membawa saksi.



