Polisi menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way dari Jakarta menuju Puncak maupun sebaliknya pada Sabtu, 2 Mei 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan volume kendaraan selama periode libur panjang atau long weekend yang dimulai sejak Jumat, 1 Mei 2026.
Volume Kendaraan Menurun
Kasat Lantas Polres Bogor Iptu Afif Widhi Ananto mengungkapkan bahwa hingga pukul 12.00 WIB, volume kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak melalui Pintu Tol Ciawi tercatat mencapai 20.400 kendaraan. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 10,87 persen atau sekitar 2.487 kendaraan jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, Jumat, 1 Mei 2026.
Sementara itu, arus dari arah Bogor atau Puncak menuju Jakarta tercatat sebanyak 11.073 kendaraan, menurun sebanyak 132 kendaraan atau 1,18 persen. Pada Jumat, 1 Mei 2026, total kendaraan yang melintas dari Jakarta ke Puncak dan sebaliknya mencapai sekitar 83 ribu kendaraan, dengan rincian 46 ribu kendaraan dari Jakarta menuju Puncak dan 37 ribu kendaraan dari arah sebaliknya.
Penerapan One Way Situasional
Afif menjelaskan bahwa penerapan sistem one way bersifat situasional atau tentatif, tergantung pada kondisi lalu lintas di lapangan. Pada sore hari, petugas memberlakukan one way untuk arus kendaraan yang mengarah turun ke Jakarta. “Pemberlakuan ini bersifat tentatif, melihat kondisi volume kendaraan di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, jika arus lalu lintas kembali normal dan kepadatan berkurang, maka sistem akan dikembalikan menjadi dua arah seperti biasa. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk mengatur kelancaran arus kendaraan di kawasan Puncak.
Antisipasi Lonjakan Arus
Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di jalur Puncak, terutama saat libur panjang. Dengan adanya sistem satu arah, volume kendaraan dapat diatur lebih baik sehingga mobilitas pengendara tetap lancar. Polisi mengimbau pengendara untuk mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.



