Banjir di Mampang Jaksel, Lalu Lintas Tersendat Akibat Genangan Air 30 Cm
Banjir masih menggenangi kawasan Mampang, Jakarta Selatan pada Minggu (8/3/2026) siang ini. Genangan air dengan ketinggian mencapai 20 hingga 30 sentimeter terpantau di Jalan Kapten Tendean, menyebabkan lalu lintas tersendat parah di kedua arah.
Kemacetan Mengular di Jalan Kapten Tendean
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan mengular panjang dari arah Cawang menuju Blok M dan sebaliknya. Kendaraan yang melintas terpaksa melaju dengan kecepatan sangat perlahan untuk menghindari genangan air yang cukup dalam di sisi kiri jalan.
Para pengendara memilih menggunakan sisi kanan jalan yang memiliki permukaan relatif lebih tinggi, sehingga hanya beberapa mobil dan truk berani melintas di sisi kiri yang tergenang. Situasi ini membuat kendaraan harus bergantian melaju di jalur yang sama, memperparah kepadatan lalu lintas.
Petugas Kepolisian dan TNI Turun Tangan
Untuk mengatasi kemacetan yang terjadi, beberapa petugas dari kepolisian tampak aktif mengatur lalu lintas di lokasi banjir. Tidak hanya itu, prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga turut serta dalam pengaturan jalan untuk memastikan arus kendaraan tetap berjalan meski dalam kondisi terbatas.
Kondisi ini memperlihatkan betapa rentannya kawasan Mampang terhadap banjir, terutama saat hujan deras melanda. Genangan air yang muncul di jalan utama tersebut langsung berdampak pada sistem transportasi di sekitarnya.
Banjir di Mampang Jakarta Selatan ini menjadi pengingat akan perlunya penanganan serius terhadap masalah drainase dan normalisasi sungai di ibu kota. Meski upaya telah dilakukan, namun banjir masih kerap terjadi dan mengganggu aktivitas warga, khususnya dalam mobilitas sehari-hari.
