Profil Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung yang Terjaring OTT KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada tahun 2026. Operasi kali ini, yang merupakan OTT ke-10, berlangsung di Tulungagung, Jawa Timur, dan berhasil menjerat Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto telah membenarkan penangkapan tersebut di Jakarta pada Jumat, 10 April 2026.
Riwayat Hidup dan Karier Gatut Sunu Wibowo
Gatut Sunu Wibowo lahir pada 17 Desember 1967. Ia adalah seorang politikus dan pengusaha yang saat ini menjabat sebagai Bupati Tulungagung untuk periode 2025–2030. Sebelum memasuki dunia politik, Gatut dikenal sebagai pengusaha toko bangunan dengan jaringan usaha yang tersebar luas di wilayah Trenggalek dan Tulungagung. Dalam aktivitas organisasi, ia aktif sebagai anggota GP Ansor Tulungagung sejak tahun 2004 hingga sekarang.
Latar Belakang Pendidikan
Dari sisi pendidikan, Gatut menempuh pendidikan dasar di SDN 1 Gandong, Bandung, Tulungagung, dan lulus pada tahun 1982. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 1 Bandung, Tulungagung, dari 1982 hingga 1985. Pendidikan menengah atasnya diselesaikan di SMAK Santo Thomas Aquino, Kedungwaru, Tulungagung, pada tahun 1988. Setelah itu, ia melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi di Universitas Merdeka Malang dan berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) pada tahun 1992. Gatut kemudian melanjutkan studi pascasarjana di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan memperoleh gelar Magister Ekonomi (M.E.) pada tahun 2023.
Kekayaan dan Status Hukum
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 3 Maret 2026, Gatut tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 20,3 miliar. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan, sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Operasi ini menandai langkah tegas KPK dalam memberantas korupsi di tingkat daerah.



