Saksi Ungkap Noel Minta Rp 3 Miliar untuk Selesaikan Kasus Sertifikasi K3 di Kemnaker
Noel Minta Rp 3 M untuk Selesaikan Kasus K3, Kata Saksi

Saksi Ungkap Noel Minta Rp 3 Miliar untuk Selesaikan Kasus Sertifikasi K3 di Kemnaker

Terdakwa dalam kasus pemerasan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dijuluki 'sultan' Kemnaker, Irvian Bobby Mahendro, mengungkapkan bahwa mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel) pernah meminta uang sebesar Rp 3 miliar. Permintaan tersebut diklaim sebagai biaya untuk menyelesaikan surat pemeriksaan terkait sertifikasi K3 dari Kejaksaan.

Kesaksian di Pengadilan Tipikor Jakarta

Bobby menyampaikan hal ini saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Senin, 20 April 2026. Kesaksiannya diberikan untuk terdakwa Noel, serta terdakwa lainnya seperti Fahrurozi sebagai Direktur Jenderal Binwasnaker dan K3 pada Maret 2025, Miki Mahfud dari PT KEM Indonesia, dan Temurila juga dari PT KEM Indonesia.

Dalam persidangan, Bobby menjelaskan bahwa Noel menggunakan istilah "3 meter" untuk merujuk pada permintaan uang Rp 3 miliar tersebut. "Pada saat pertemuan pertama, saya diminta untuk mencatat nomor saya di kertas yang ada di meja beliau. Kemudian, beliau mengatakan 'sudah diselesaikan saja itu dipenuhi 3 meter'," ujar Bobby menirukan perkataan Noel.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Jaksa kemudian menanyakan makna dari "3 meter" tersebut. Bobby menjawab, "Pada saat itu saya bertanya 'maksudnya bagaimana bang?', 'ya diselesaikan aja 3 meter'." Ia juga mengonfirmasi bahwa ia memanggil Noel dengan sebutan "bang" selama percakapan tersebut.

Bukti dan Pengakuan Kemampuan Noel

Bobby lebih lanjut menyatakan bahwa Noel menunjukkan lembar disposisi di ponselnya sebagai bukti bahwa ia dapat menindaklanjuti dan menyelesaikan kasus surat pemeriksaan tersebut. "Beliau katanya merasa bisa membantu untuk menyelesaikan terkait dengan surat pemeriksaan tersebut, karena pada saat itu beliau menunjukkan seperti lembar disposisi yang di HP," jelas Bobby. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara detail keaslian dokumen tersebut.

Ketika ditanya jaksa apakah Noel mengklaim bisa menyelesaikan kasusnya, Bobby dengan tegas menjawab, "Iya." Permintaan uang ini terjadi meskipun Bobby sempat berusaha menawar, dengan mengatakan, "apakah tidak bisa kurang bang", namun Noel menanggapi, "itu sudah murah".

Sumber Dana Rp 3 Miliar

Bobby mengungkapkan bahwa uang Rp 3 miliar tersebut dikumpulkan dari berbagai sumber. Sebanyak Rp 1,5 miliar diserahkan oleh terdakwa lainnya, yaitu Sekarsari dan Supriadi. Sementara itu, kekurangan Rp 1,5 miliar dipenuhi dari hasil penjualan salah satu mobil milik Bobby sendiri.

Dalam kesaksiannya, Bobby menegaskan bahwa seluruh dana tersebut berasal dari pengurusan sertifikasi K3, termasuk uang non-teknis PJK3. "Itu uang-uang yang dikumpulkan untuk memenuhi permintaan terdakwa Immanuel Ebenezer ini," ujarnya, mengonfirmasi bahwa mobil yang dijualnya juga termasuk dalam sumber dana tersebut.

Dakwaan KPK terhadap Noel dan Rekan-rekannya

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Noel melakukan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 bersama sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kemnaker. Dakwaan menyebutkan bahwa Noel meminta jatah sebesar Rp 3 miliar, yang merupakan bagian dari total uang pemerasan sebesar Rp 6,5 miliar dari para pemohon sertifikasi dan lisensi K3 sejak tahun 2021.

Selain itu, Noel juga didakwa menerima gratifikasi senilai Rp 3,3 miliar dan satu unit motor Ducati Scrambler berwarna biru dongker dari ASN Kemnaker dan pihak swasta. "Terdakwa Immanuel Ebenezer Gerungan pada periode Oktober 2024 sampai dengan Agustus 2025, baik langsung maupun tidak langsung telah menerima uang yang seluruhnya berjumlah Rp 3.365.000.000 dan satu unit sepeda motor Ducati Scrambler," jelas jaksa dalam dakwaannya.

Kasus ini menggambarkan praktik korupsi yang melibatkan pejabat tinggi dan mencederai sistem sertifikasi K3 di Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga