KPK Panggil Ulang Eks Menhub Budi Karya Jadi Saksi Kasus Korupsi Jalur KA
KPK Panggil Ulang Eks Menhub Budi Karya Jadi Saksi Kasus KA

KPK Panggil Ulang Eks Menhub Budi Karya Sumadi Jadi Saksi Kasus Korupsi Proyek Jalur KA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (BKS). Eks pejabat tinggi tersebut dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan proyek jalur kereta api di bawah Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, dengan fokus wilayah Jawa Timur.

Pemeriksaan Ulang untuk Keterangan Penting

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penyidik telah melakukan penjadwalan ulang untuk memeriksa Budi Karya Sumadi. "Dalam perkara suap proyek di DJKA, penyidik sebelumnya telah melakukan penjadwalan untuk pemeriksaan saksi saudara BKS dalam kapasitas sebagai Menteri Perhubungan pada saat itu, yang membawahi DJKA," ujar Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Dia menambahkan bahwa Budi Karya Sumadi meminta penjadwalan ulang, dan keterangannya sangat dibutuhkan untuk pengungkapan kasus. "Kami masih tunggu konfirmasinya, karena setiap keterangan dari saksi dibutuhkan dalam pengungkapan perkara," tegasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kasus Korupsi yang Melibatkan Banyak Pihak

Kasus dugaan korupsi ini terbagi di beberapa wilayah, dengan Jawa Timur menjadi salah satu titik fokus. KPK telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus yang menjerat DJKA ini. Terbaru, Bupati Pati nonaktif Sudewo ditetapkan sebagai tersangka, bukan dalam kapasitasnya sebagai bupati, melainkan sebagai mantan anggota Komisi V DPR RI.

"Saudara SDW dalam kerangka perkara DJKA di Kementerian Perhubungan bahwa Pak SDW ini bukan dalam konteks sebagai Bupati Pati ya, tapi dalam konteks sebagai anggota DPR RI Komisi V, yang bermitra dengan Kementerian Perhubungan," jelas Budi Prasetyo di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/1).

Kasus ini menunjukkan kompleksitas dan jangkauan luas dari dugaan korupsi di sektor perkeretaapian, yang melibatkan berbagai pihak dari eksekutif hingga legislatif. Pemeriksaan terhadap Budi Karya Sumadi diharapkan dapat memberikan cahaya baru dalam proses hukum yang sedang berjalan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga