KPK Amankan Uang Tunai dalam OTT di Tulungagung, 13 Orang Dibawa ke Jakarta
KPK Amankan Uang Tunai dalam OTT di Tulungagung

KPK Amankan Uang Tunai dalam Operasi Tangkap Tangan di Tulungagung

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai, dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Operasi ini menandai langkah tegas lembaga antirasuah dalam memberantas praktik korupsi di daerah.

Barang Bukti dan Pernyataan Resmi

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa tim penyidik telah menyita barang bukti dalam bentuk uang tunai selama kegiatan tersebut. "Dalam kegiatan ini, tim juga mengamankan barang bukti, di antaranya dalam bentuk uang tunai," jelas Budi kepada wartawan pada Sabtu, 11 April 2026. Pernyataan ini menegaskan keseriusan KPK dalam mengungkap kasus yang melibatkan pejabat setempat.

13 Orang Dibawa ke Jakarta untuk Pemeriksaan

Sebanyak 13 orang telah dibawa KPK ke Jakarta untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka terdiri dari:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo
  • Dua belas orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung
  • Satu orang dari pihak swasta

Budi Prasetyo menjelaskan bahwa para pihak tersebut dibagi dalam tiga kloter untuk transportasi. Kloter pertama membawa Bupati Gatut, yang tiba lebih dahulu, diikuti oleh 12 orang pada kloter kedua dan satu orang lainnya pada kloter ketiga di siang hari.

Proses Hukum dan Waktu Penyelidikan

Seluruh pihak yang diamankan akan segera menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK di Gedung Merah Putih. Menurut ketentuan hukum, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dibebaskan. "Selanjutnya para pihak tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di gedung KPK Merah Putih," tambah Budi, menekankan bahwa proses ini akan dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur.

Latar Belakang Operasi Tangkap Tangan

OTT ini dilaksanakan pada Jumat malam, 10 April 2026, di wilayah Jawa Timur. Dalam operasi tersebut, KPK berhasil menjaring Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, bersama dengan 15 orang lainnya. "Benar, malam ini KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur. Di mana tim mengamankan sejumlah 16 orang, salah satunya Bupati Tulungagung," kata Budi Prasetyo pada hari pelaksanaan. Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KPK untuk membersihkan tata kelola pemerintahan dari praktik korupsi.

Dengan langkah ini, KPK menunjukkan komitmennya dalam menindak tegas setiap indikasi penyalahgunaan wewenang, terutama di tingkat daerah. Masyarakat diharapkan dapat mendukung proses hukum yang berjalan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga