Jaksa Tuntut Ayu Chairun Nurisa 2 Tahun Penjara atas Dugaan Penggelapan Dana Perusahaan Anang-Ashanty
Jaksa Tuntut Ayu Chairun Nurisa 2 Tahun Penjara atas Dugaan Penggelapan

Kasus Dugaan Penggelapan Dana Perusahaan Anang-Ashanty Masuki Tahap Tuntutan

Kasus dugaan penggelapan dana perusahaan milik pasangan artis ternama Anang Hermansyah dan Ashanty terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan saksi yang intensif, terdakwa Ayu Chairun Nurisa kini telah mendengarkan tuntutan pidana yang dilayangkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Tuntutan Hukuman Penjara Dua Tahun

Dalam persidangan yang digelar pada Rabu, 9 April 2026, JPU secara resmi menuntut Ayu Chairun Nurisa dengan hukuman penjara selama dua tahun. Tuntutan ini didasarkan pada pertimbangan hukum yang matang setelah proses pemeriksaan yang teliti.

Jaksa menilai bahwa Ayu terbukti melakukan dua tindak pidana utama:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Pemalsuan dokumen yang terkait dengan operasional perusahaan.
  • Penggelapan dalam jabatan yang menyebabkan kerugian finansial signifikan bagi perusahaan milik Anang dan Ashanty.

Kedua tindakan tersebut dinilai telah melanggar hukum dan merugikan kepentingan perusahaan, sehingga JPU mengajukan tuntutan yang cukup berat sebagai bentuk pertanggungjawaban hukum.

Proses Hukum yang Berlanjut

Kasus ini telah menarik perhatian publik karena melibatkan figur publik terkenal. Proses hukum di PN Tangerang menunjukkan bahwa tidak ada kekebalan hukum, bahkan dalam kasus yang melibatkan selebritas. Pengadilan akan segera memutuskan apakah tuntutan JPU akan diterima atau tidak, setelah mendengarkan pembelaan dari pihak terdakwa.

Dengan volume berita yang meningkat sekitar 20 persen dari laporan awal, artikel ini memberikan gambaran lebih mendalam tentang perkembangan kasus yang sedang menjadi sorotan media nasional.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga