12 Pejabat Tulungagung Dibawa KPK ke Jakarta Usai Pemeriksaan Maraton
12 Pejabat Tulungagung Dibawa KPK ke Jakarta

12 Pejabat Tulungagung Dibawa KPK ke Jakarta Usai Pemeriksaan Maraton

Belasan pejabat Pemerintah Kabupaten Tulungagung telah dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta setelah menjalani proses pemeriksaan yang berlangsung secara maraton di kepolisian resor setempat. Rombongan pejabat tersebut diangkut menggunakan bus Harapan Jaya menuju Bandara Juanda untuk kemudian diterbangkan ke ibu kota.

Proses Keberangkatan yang Ditemani Keluarga

Sebelum diberangkatkan pada Sabtu, 11 Maret 2026, sejumlah keluarga pejabat terlihat mendatangi Polres Tulungagung. Mereka membawakan koper serta pakaian ganti untuk para pejabat yang akan menjalani proses hukum lebih lanjut. Rombongan tersebut berangkat tepat pukul 06.30 WIB menuju Bandara Juanda yang terletak di Sidoarjo.

Informasi yang berhasil dihimpun menunjukkan bahwa jumlah pejabat yang dibawa ke Jakarta mencapai 12 orang. Sementara itu, terdapat empat pejabat lain yang sempat menjalani pemeriksaan namun tidak ikut dibawa ke ibu kota.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Ini tadi ada 12 orang yang dibawa bus," ungkap salah satu sumber internal Polres Tulungagung pada hari yang sama.

Konfirmasi Resmi dari KPK

Sebelumnya, Jubir KPK Budi Prasetyo telah membenarkan adanya kegiatan lembaga antikorupsi tersebut di wilayah Tulungagung. Pihak KPK menyatakan bahwa belasan orang telah berhasil diamankan dalam operasi ini, termasuk Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.

"Benar, malam ini KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur. Di mana tim mengamankan sejumlah 16 orang, salah satunya Bupati Tulungagung," jelas Budi Prasetyo dalam pernyataan resminya.

Operasi Penyidikan yang Masih Berlanjut

Operasi KPK ini merupakan bagian dari penyelidikan tertutup yang dilakukan di Jawa Timur. Proses pemeriksaan maraton yang dilakukan di Polres Tulungagung menjadi tahap awal sebelum para pejabat dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam.

Keberangkatan menggunakan bus Harapan Jaya menandai dimulainya proses hukum lanjutan terhadap para pejabat yang diduga terlibat dalam kasus korupsi. Masyarakat Tulungagung kini menunggu perkembangan lebih lanjut dari penyidikan yang dilakukan oleh KPK terhadap pejabat daerah mereka.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga