Viral Sopir Angkot Onani di Pinggir Jalan Jakbar, Polisi Selidiki
Viral Sopir Angkot Onani di Jakbar, Polisi Selidiki

Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan aksi tidak senonoh seorang sopir angkutan kota (angkot) diduga sedang melakukan onani di pinggir Jalan Tanjung Gedong, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, menjadi viral di media sosial. Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut.

Kronologi Kejadian

Dalam video yang beredar dan dilihat detikcom pada Senin (4/5/2026), aksi pelaku direkam oleh seorang warga yang kebetulan berada di lokasi. Setelah menyadari aksinya diketahui, sopir angkot tersebut langsung tancap gas meninggalkan tempat kejadian.

Polisi Turun Tangan

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan. Petugas sudah mendatangi lokasi kejadian untuk mencari informasi lebih lanjut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Kami sudah monitor. Terlihat di video dia sendiri di mobilnya, mobil angkot, dia lagi melakukan aksinya. Ada orang datang memvideokan," kata Alexander saat dihubungi.

Berdasarkan hasil pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP), belum ada yang mengenali sosok sopir angkot tersebut. Polisi mengimbau siapa pun yang merasa menjadi korban atau dirugikan untuk segera melapor guna membantu penyelidikan.

"Sudah dilakukan cek TKP juga, tapi yang bersangkutan sudah tidak ada di sekitar TKP. Belum ada yang mengenal sopir angkot itu juga. Jadi kita masih menunggu yang bersangkutan ini di mana korban membuat polisi," tuturnya.

Belum Ada Laporan Resmi

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi yang diterima pihak kepolisian. Ia mengimbau warga yang mengalami atau mengetahui gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) untuk melapor ke polsek terdekat atau menghubungi call center Polri di nomor 110.

"Belum ada yang lapor. Korban yang merasa dirugikan dapat lapor atau menelepon 110 saat kejadian," kata Wisnu.

Polisi terus melakukan penyelidikan dan berharap pelaku segera teridentifikasi. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat tindakan serupa.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga