Jakarta - Aksi sekelompok anak kereta atau anker yang berlarian melawan arah di eskalator stasiun KRL Commuter menjadi viral di media sosial. KAI Commuter angkat bicara dan mengimbau para anker untuk tidak mengulangi tindakan berbahaya tersebut.
Video Viral Anker Lawan Arah di Eskalator
Video yang beredar di media sosial, seperti dilihat detikcom pada Kamis (11/6), memperlihatkan beberapa orang berlarian menaiki eskalator yang sedang bergerak turun. Aksi tersebut tidak hanya dilakukan oleh satu orang, melainkan diikuti oleh beberapa orang lainnya di lokasi yang sama. Sementara itu, dari arah berlawanan, pengguna eskalator yang turun terpaksa menepi di setengah bagian eskalator untuk memberi jalan bagi para anker yang melawan arah.
Tanggapan KAI Commuter
Menanggapi video yang viral tersebut, KAI Commuter memberikan pernyataan melalui kolom komentar. Pihak KAI meminta para anker untuk tidak melakukan aksi yang membahayakan tersebut. "Hai Kak. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Demi keselamatan dan kenyamanan bersama, mohon gunakan eskalator sesuai arah dan peruntukannya ya," tulis akun resmi KAI Commuter.
KAI Commuter juga menegaskan bahwa perilaku melawan arus di eskalator dapat membahayakan keselamatan. Mereka mengingatkan para pengguna untuk mematuhi aturan yang ada. "Menggunakan eskalator dengan melawan arus berisiko membahayakan diri sendiri maupun pengguna lainnya. Yuk, bersama-sama tertib menggunakan fasilitas stasiun agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Terima kasih," imbuh pernyataan tersebut.
Imbauan Keselamatan
KAI Commuter berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan eskalator sesuai dengan arah yang ditentukan. Tindakan melawan arah tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga dapat menyebabkan kecelakaan serius bagi diri sendiri dan orang lain. KAI Commuter mengajak seluruh pengguna jasa untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan di lingkungan stasiun.



