Tiga Pemuda Hendak Tawuran di Bogor Diamankan Polisi Usai Dihakimi Warga
Tiga Pemuda Hendak Tawuran di Bogor Diamankan Polisi

Tiga Pemuda Hendak Tawuran di Bogor Diamankan Polisi Usai Dihakimi Warga

Polisi menangkap tiga pemuda yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Insiden ini terjadi pada Minggu dini hari, tepatnya menjelang waktu sahur, dan sempat memicu reaksi keras dari warga setempat.

Warga Amankan Pelaku Sebelum Polisi Tiba

Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, menjelaskan bahwa ketiga pemuda tersebut pertama kali diamankan oleh warga yang merasa resah dengan aktivitas mencurigakan mereka. "Jajaran Polsek Cileungsi mengamankan tiga orang pemuda yang diduga hendak melakukan aksi tawuran pada Minggu dini hari, menjelang waktu sahur," ujar Edison pada Selasa (24/2/2026).

Peristiwa ini terekam dalam video amatir yang diambil oleh warga. Dalam rekaman tersebut, terlihat sekelompok pemuda berlari bergerombol sambil membawa sarung yang diduga akan digunakan untuk tawuran. Beberapa dari mereka juga membawa benda yang mirip dengan senjata tajam, menambah kekhawatiran masyarakat sekitar.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Identitas dan Tindakan Polisi

Ketiga pemuda yang diamankan memiliki inisial F, D, dan D. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, mereka bukan lagi berstatus pelajar, melainkan sudah bekerja. Polisi menyebutkan bahwa F diduga bertindak sebagai provokator sekaligus perekam aksi tawuran tersebut.

Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi ponsel dan sepeda motor. Polisi kemudian segera menuju lokasi untuk mengambil alih pengamanan ketiga pemuda dari amukan warga, sebelum membawa mereka ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Proses Hukum dan Imbauan

Keluarga ketiga pemuda, termasuk orang tua masing-masing, dipanggil untuk dimintai keterangan. Saat ini, mereka dikenakan kewajiban untuk melapor dua kali dalam seminggu ke Polsek Cileungsi sebagai bagian dari proses hukum yang sedang berjalan.

Kapolsek Edison juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari. "Pihak kepolisian mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, guna mencegah terulangnya kejadian serupa yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat," tambahnya.

Insiden ini mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, sementara polisi terus berupaya menekan aksi tawuran yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga