Sopir Positif Sabu Tabrak Dua Tukang Sayur Tewas di Sidoarjo Jadi Tersangka
Sopir Sabu Tabrak 2 Tukang Sayur Tewas di Sidoarjo Jadi Tersangka

Sopir Positif Sabu Tabrak Dua Tukang Sayur Hingga Tewas di Sidoarjo Jadi Tersangka

Polisi telah menetapkan seorang sopir mobil Xenia sebagai tersangka setelah terlibat dalam kecelakaan yang menewaskan dua orang tukang sayur di Jalan Raya Candi, Sidoarjo, Jawa Timur. Kejadian tragis ini terjadi pada Rabu, 25 Maret 2026, dan telah menimbulkan duka mendalam di masyarakat setempat.

Kronologi Kecelakaan Maut

Berdasarkan keterangan dari Kasatlantas Polresta Sidoarjo, AKP Yudhi Anugrah Putra, mobil yang dikemudikan oleh tersangka berinisial IF (38 tahun) melaju dari arah selatan menuju utara. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut secara tiba-tiba menghantam sepeda listrik dan sepeda biasa yang sedang berada di sisi kiri jalan. Dua wanita yang merupakan tukang sayur menjadi korban dalam insiden ini dan dinyatakan meninggal dunia di tempat.

Polisi dengan cepat merespons dan menangkap IF di lokasi kejadian. Untuk mengungkap penyebab kecelakaan, pihak kepolisian langsung melakukan tes urine terhadap tersangka. Hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan fakta mengejutkan: IF positif mengonsumsi narkotika jenis sabu pada saat kejadian berlangsung.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Status Hukum dan Pasal yang Dijerat

AKP Yudhi Anugrah Putra menjelaskan bahwa tersangka telah ditahan oleh pihak berwajib. "Yang bersangkutan sudah kami tahan. Kami kenakan pasal penggunaan narkotika dan kelalaian berkendara yang mengakibatkan dua korban meninggal dunia," ujarnya tegas.

Dia menambahkan bahwa bukti kuat dari hasil tes urine menjadi dasar penanganan kasus ini. "Berdasarkan hasil pemeriksaan urine, yang bersangkutan positif mengandung narkotika jenis sabu," jelas Yudhi. Kombinasi penggunaan sabu dan kelalaian dalam berkendara dinilai sebagai faktor utama yang menyebabkan tragedi memilukan ini.

Dampak dan Respons Masyarakat

Kejadian ini telah menyita perhatian publik dan menyoroti bahaya mengemudi di bawah pengaruh narkoba. Kecelakaan di Jalan Raya Candi bukan hanya merenggut nyawa dua warga tak bersalah, tetapi juga meninggalkan trauma bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.

Polisi mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu menjaga keselamatan dengan tidak mengonsumsi zat terlarang sebelum atau selama berkendara. Kasus ini diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar lebih bertanggung jawab di jalan raya.

Proses hukum terhadap IF kini sedang berjalan intensif. Polisi akan terus mendalami kasus ini untuk memastikan keadilan bagi keluarga korban dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga