Sidarto Danusubroto Dianugerahi Pangkat Komjen Kehormatan
Sidarto Danusubroto, mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), resmi dianugerahi pangkat kehormatan Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara yang berlangsung di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 1 Juli 2026. Sebelumnya, ia menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Purnawirawan). Penganugerahan ini merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian panjangnya di institusi Polri serta kontribusinya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pembacaan Penghargaan oleh Setmilpres
Sekretaris Militer Presiden (Setmilpres), Mayjen Wahyu Yudhayana, membacakan daftar tokoh penerima penghargaan dalam upacara tersebut. "Inspektur Jenderal Polisi Purnawirawan Sidarto Danusubroto dianugerahi pangkat berupa Komisaris Jenderal Polisi kehormatan," ucapnya. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, yang memimpin upacara HUT Bhayangkara ke-80.
Rekam Jejak Karier di Polri
Sidarto memiliki rekam jejak panjang dan gemilang di Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kariernya dimulai sebagai ajudan Presiden pada periode 1967–1968. Selanjutnya, ia dipercaya menjabat sebagai Kapolres Tangerang pada 1974–1975. Kemampuan komunikasinya membawanya menjadi Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Polri pada 1975–1976. Tak lama kemudian, ia memimpin Interpol Indonesia dari 1976 hingga 1982.
Setelah itu, Sidarto menjabat Kepala Satuan Komando Pengendalian (Komapta) Polri pada 1982–1985. Pengabdiannya di tingkat daerah berlanjut saat diangkat menjadi Wakil Kapolda Jawa Barat pada 1985–1986. Kariernya terus menanjak hingga dipercaya sebagai Kapolda Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) pada 1986–1988. Puncak penugasannya di kepolisian daerah adalah ketika menjabat Kapolda Jawa Barat pada 1988–1991, sebelum akhirnya menyelesaikan masa dinas di Polri.
Karier Politik dan Wantimpres
Setelah purnabakti dari Polri, Sidarto melanjutkan kiprahnya di dunia politik. Ia menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI selama tiga periode, dari 1999 hingga 2014. Di tengah masa jabatannya di parlemen, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI pada 2013–2014. Usai dari parlemen, Sidarto kembali mendapat kepercayaan sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) sejak 2015 hingga 2024.
Deretan Penghargaan yang Diterima
Sepanjang pengabdiannya, Sidarto menerima berbagai tanda kehormatan. Ia dianugerahi Bintang Mahaputra Adipradana, penghargaan sipil tertinggi di Indonesia. Dari Polri, ia menerima Bintang Bhayangkara Pratama dan Bintang Bhayangkara Nararya. Selain itu, ia juga memperoleh sejumlah satyalancana, antara lain Satyalancana Panca Warsa I, Satyalancana Panca Warsa II, Satyalancana Gerakan Operasi Militer IV, Satyalancana Penegak, dan Satyalancana Karya Bhakti. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasinya di kepolisian maupun pengabdian kepada negara.



