Seorang penjual melaporkan pengalaman tidak menyenangkan saat bertransaksi di marketplace Shopee. Pada tanggal 20 April 2026, pukul 13:23 WIB, masuk pesanan dengan nomor 2604209R7SMNDE. Penjual mengirimkan barang sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera di etalase, yang seharusnya sudah diperiksa oleh pembeli sebelum memesan.
Pembeli Ajukan Pengembalian Tanpa Bukti
Dua hari setelah pengiriman, pembeli menerima barang dan mengklaim bahwa barang tidak berfungsi. Pembeli kemudian mengajukan permohonan pengembalian dana. Namun, penjual menyayangkan bahwa pembeli tidak memberikan bukti video yang menunjukkan bahwa barang benar-benar tidak berfungsi. Penjual berusaha menghubungi Shopee pada tanggal 23 April 2026 untuk meminta agar pembeli dimintai bukti video yang utuh. Tujuannya agar keputusan pengembalian dapat diambil secara objektif.
Keputusan Shopee yang Merugikan
Meskipun penjual telah meminta bukti video, Shopee tetap menyetujui pengembalian barang tanpa adanya bukti yang memadai. Penjual merasa dirugikan karena keputusan tersebut tidak berdasarkan fakta yang jelas. Penjual berharap Shopee segera mengirimkan bukti video yang menunjukkan bahwa barang tidak berfungsi, atau jika tidak, segera membayarkan hasil penjualan karena pembeli tidak pernah menunjukkan bukti yang mendukung klaimnya.
Penjual juga mengingatkan agar marketplace lebih teliti dalam memproses retur barang, terutama jika tidak ada bukti yang kuat. Kasus ini menjadi pelajaran bagi penjual lain untuk selalu mendokumentasikan pengiriman dengan baik dan mempersiapkan diri menghadapi klaim yang tidak berdasar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Shopee belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan penjual tersebut.



