Terjun Payung Polwan dan Bhayangkari Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas
Polwan dan Bhayangkari Terjun Payung di Hari Bhayangkara ke-80

Langit Cikeas Dihiasi Penerjun Payung Polri dan Bhayangkari

Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 berlangsung meriah di Pusat Latihan (Satlat) Brimob, Cikeas, Jawa Barat, pada Rabu (1/7/2026). Berbagai atraksi ditampilkan, mulai dari terjun payung puluhan personel Polri dan Bhayangkari hingga simulasi pembebasan sandera yang menegangkan. Para penerjun payung menghiasi langit Cikeas sebelum mendarat dengan mulus di lapangan utama dan memberikan penghormatan kepada Presiden Prabowo Subianto serta tamu undangan lainnya.

Dua Sosok Perempuan Mencuri Perhatian

Anggota Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Sang Ngurah Wiratama, menjadi penerjun pertama yang menyentuh landasan, disusul oleh perwakilan Korbrimob Polri, Kompol Reynando Hutapea. Di antara puluhan personel, dua sosok perempuan mencuri perhatian: Iptu Yeni Dwi Hermila, anggota Polwan, dan Chintya Herdi Saraung, Bhayangkari dari Polsek Kema, Sulawesi Utara. Mereka membawa bendera 12 satuan kerja (satker) penerima tanda kehormatan Nugraha Sakanti 2026, termasuk Divisi Hukum, Pusat Keuangan, dan sejumlah polda seperti Polda Metro Jaya, Polda Banten, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, Polda Jawa Barat, Polda Sumatera Utara, Polda Riau, Polda Lampung, Polda Kalimantan Tengah, dan Polda Nusa Tenggara Barat.

Bendera Visi Polri dan Simbol Nasionalisme

Bendera dengan pesan visi Polri seperti 'Polri Melayani', 'Polri Presisi', 'Polri Melindungi', dan 'Polri Mengayomi' juga dikibarkan di angkasa. Selain itu, kain besar bergambar Presiden Prabowo Subianto turut diterbangkan. Aksi terjun payung ditutup dengan pengibaran bendera Tribrata, logo Hari Bhayangkara ke-80, dan bendera Merah Putih sebagai simbol nasionalisme.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Atraksi Motor Paralayang dan Kolone Senjata

Setelah aksi terjun payung, langit Cikeas kembali dihiasi formasi terbang 30 unit motor paralayang dari komunitas Dirgantara yang merupakan mitra Korpolairud Baharkam Polri. Sebelumnya, tamu undangan disuguhi atraksi kolone senjata presisi yang membentuk tulisan '80th Polri' sebagai simbol delapan dekade pengabdian Korps Bhayangkara.

Simulasi Pembebasan Sandera Dramatis

Sebagai penutup rangkaian demonstrasi, personel Korps Brimob menunjukkan kemampuan tempur melalui simulasi pembebasan sandera. Suara ledakan dan rentetan tembakan menambah suasana dramatis. Perayaan kemudian dilanjutkan dengan parade kendaraan operasional serta defile yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, menandai kedekatan Polri dengan rakyat di usia ke-80.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga